Kejar Target PAD 2026, Pemkab Maros Evaluasi Ketat Kinerja OPD dan Sektor Pajak

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAROS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros, terus berupaya memacu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun anggaran 2026.

Dalam rapat evaluasi yang digelar di Ruang Marusu Kantor Bupati Maros, baru-baru ini, terungkap bahwa realisasi PAD hingga April 2026 telah menyentuh angka Rp112 miliar.

​Capaian tersebut setara dengan 32,33% dari total target tahunan, yang ditetapkan sebesar Rp347 miliar.

Meski menunjukkan tren positif, pemerintah daerah masih harus bekerja ekstra untuk mengejar sisa target sebesar Rp234,9 miliar di sisa tahun ini.

​Rapor Merah Realisasi PBB di Tingkat Kecamatan

​Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Maros, M. Ferdiansyah, menyoroti sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang saat ini baru terealisasi sebesar Rp4,3 miliar dari target Rp41 miliar.

​Terdapat ketimpangan capaian yang cukup signifikan antar wilayah:

​Capaian Tertinggi: Kecamatan Camba memimpin dengan realisasi 23,90% (Rp41,8 juta dari target Rp175 juta).

​Capaian Terendah: Kecamatan Mandai tercatat sebagai wilayah dengan realisasi paling minim, yakni hanya 1,59% atau sebesar Rp334 juta dari target jumbo Rp21 miliar.

​Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, menginstruksikan seluruh camat untuk lebih serius dalam mengoptimalkan potensi pajak di wilayah masing-masing.

“Masih ada kecamatan dengan capaian sangat minim, tolong dicek,” tegasnya.

​Di sisi lain, evaluasi terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menunjukkan hasil yang variatif.

Khusus untuk sektor pertanian, muncul usulan mengenai penyesuaian target sewa Barang Milik Daerah (BMD).

Hal ini dipicu oleh kondisi alat pertanian yang sering mengalami kerusakan, serta keterbatasan biaya operasional untuk mendukung penggunaan alat tersebut di lapangan.

​Rapat koordinasi Pemkab Maros ini, diharapkan menjadi pelecut bagi seluruh elemen pemerintah di Kabupaten Maros, untuk melakukan inovasi dan akselerasi agar target PAD Rp347 miliar dapat tercapai sebelum akhir tahun. (*)

Comment