Pemkab Pangkep Raih Opini WTP ke-15 Dari BPK, Wabup Rahman Assagaf Beberkan Kuncinya

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, PANGKEP — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), kembali menorehkan prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Opini WTP tersebut tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang diserahkan oleh Kepala BPK Perwakilan Sulawesi Selatan, Winner Franky Halomoan Manalu, kepada pemerintah daerah di Aula Kantor BPK Perwakilan Sulsel, Makassar, baru-baru ini.

Dalam sambutannya, Winner menegaskan bahwa hasil pemeriksaan BPK diharapkan dapat menjadi referensi bagi kepala daerah maupun DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pemerintah daerah segera menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan sesuai rencana aksi yang telah disepakati.

“Rekomendasi yang diberikan BPK harus ditindaklanjuti paling lambat 60 hari setelah LHP diterima,” tegasnya.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Pangkep, Asri, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut.

Menurutnya, opini WTP tahun ini menjadi raihan ke-15 bagi Kabupaten Pangkep dan merupakan yang ke-14 kali diraih secara berturut-turut.

“Alhamdulillah, kita kembali mempertahankan opini WTP ke-15 dan 14 kali berturut-turut. Ini merupakan hasil kerja bersama berkat bimbingan bupati, wakil bupati, sekretaris daerah, serta kolaborasi seluruh perangkat daerah,” ujar Asri.

Sementara itu, Wakil Bupati Pangkep, Abd Rahman Assagaf, menegaskan bahwa keberhasilan mempertahankan opini WTP selama bertahun-tahun bukanlah hal yang mudah.

Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan buah dari komitmen, konsistensi, dan kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang baik.

“Untuk mendapatkan WTP hingga 15 kali bukan perjalanan yang singkat. Ini hasil kolaborasi dan kerja keras semua pihak. Meski masih ada beberapa catatan yang perlu diperbaiki, Alhamdulillah hari ini kita sudah berada pada posisi yang baik dan ke depan kita berharap bisa lebih baik lagi,” kata Abd Rahman Assagaf, Jumat (5/6/2026).

Ia menambahkan, opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan cerminan dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam membangun sistem pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Raihan WTP ke-15 ini sekaligus memperkuat komitmen Pemkab Pangkep dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran daerah yang efektif dan bertanggung jawab. (*)

Comment