Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Dinas PU Makassar Gerak Cepat Tata Ulang Trotoar di Jalan Tinumbu

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Pemerintah Kota melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, bergerak cepat melakukan penataan dan pengembalian fungsi trotoar di Jalan Tinumbu, Kecamatan Bontoala.

Langkah taktis ini diambil pasca-dilakukannya pembongkaran terhadap sejumlah bangunan liar yang terbukti berdiri secara ilegal di atas saluran air (drainase) kawasan tersebut.

​Proyek penataan ulang fasilitas pedestrian ini dipusatkan di titik strategis, tepatnya di samping SMK Negeri 4 Makassar.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah personel dari Satuan Tugas (Satgas) Dinas PU tampak bahu-membahu melakukan pembersihan sisa material, pengerukan sedimen, hingga pemasangan kembali paving block serta kastor pembatas trotoar agar kembali rapi dan estetis.

​Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, S.T., M.T., menegaskan bahwa tindakan ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menegakkan aturan sekaligus mengembalikan hak-hak masyarakat luas, khususnya para pejalan kaki yang selama ini ruang geraknya terenggut oleh pemanfaatan lahan secara ilegal.

​”Penataan ini adalah langkah krusial pasca-pembongkaran. Fokus utama kami bukan sekadar merapikan estetika kota, melainkan mengembalikan fungsi esensial trotoar sebagai fasilitas publik yang aman, tertib, dan nyaman bagi pejalan kaki,” ujar Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsi Zubir, saat memberikan keterangan resmi terkait proyek tersebut, Rabu (24/6/2026).

​Selain mengutamakan kenyamanan pejalan kaki, Zuhaelsi menambahkan bahwa normalisasi area ini berdampak langsung pada sistem pengendalian banjir di wilayah Kecamatan Bontoala. Saluran air yang sebelumnya tertutup oleh struktur bangunan kini dapat diakses sepenuhnya oleh tim pemeliharaan.

​”Dengan dibongkarnya bangunan di atas saluran air ini, tim terkait dari Dinas PU kini bisa lebih mudah melakukan pengawasan, pemeliharaan berkala, hingga pengerukan sampah atau sedimen. Ini adalah upaya preventif kita bersama untuk memaksimalkan kelancaran aliran air guna mereduksi potensi genangan secara signifikan saat memasuki musim penghujan,” pungkas Kepala Dinas PU Makassar tersebut.

​Program penataan lingkungan ini mendapat respons positif dari warga sekitar dan pihak sekolah, mengingat akses jalan bagi para siswa kini menjadi jauh lebih aman dari lalu lalang kendaraan bermotor.

Dinas PU Kota Makassar mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah diperbaiki serta tidak kembali mendirikan bangunan atau lapak di atas fasilitas publik dan saluran drainase demi kepentingan bersama. (*)

Comment