Apa yang Kamu Lakukan Jika Dapat Bonus Rp5 Juta? Ini Tips Perencanaan Keuangan Bijak Dari Bank Sulselbar

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Mendapatkan dana segar di luar pendapatan rutin atau yang sering disebut sebagai “uang kaget”, seperti bonus kerja, insentif, maupun keuntungan usaha, sering kali memicu dorongan konsumtif yang tinggi.

Menanggapi fenomena psikologi keuangan masyarakat digital saat ini, PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar), aktif mengampanyekan pentingnya skala prioritas melalui edukasi literasi keuangan yang interaktif di media sosial.

​Melalui unggahan resmi di akun Instagram miliknya, Bank Sulselbar melempar simulasi menarik kepada para nasabah dan masyarakat luas: “Kalau dapat bonus Rp5 juta hari ini, kamu pilih yang mana? Apakah untuk liburan, ganti gawai (upgrade HP), menambah modal usaha, atau langsung ditabung?”

​Pertanyaan sederhana namun reflektif ini sengaja digaungkan untuk memancing kesadaran publik mengenai cara mereka memperlakukan uang tambahan agar tidak habis begitu saja tanpa arah yang jelas.

​Merespons antusiasme dan edukasi tersebut, Corporate Secretary Bank Sulselbar, Hartani Djurnie, menekankan bahwa esensi utama dari pengelolaan uang kaget bukanlah melarang seseorang untuk menikmati hasil jerih payahnya, melainkan bagaimana menyeimbangkan antara keinginan jangka pendek dan kebutuhan jangka panjang.

​”Setiap orang pasti memiliki kecenderungan berbeda saat menerima dana bonus, baik itu tergoda untuk langsung liburan atau memperbarui gadget. Namun, yang paling krusial adalah memastikan keuangan kita tetap terencana dengan matang dan dialokasikan sesuai kebutuhan riil, bukan sekadar menuruti keinginan sesaat,” ujar Corporate Secretary Bank Sulselbar, Hartani Djurnie saat memberikan keterangannya, Kamis (25/6/2026).

​Corporate Secretary Bank Sulselbar, Hartani Djurnie menambahkan, setiap pilihan keuangan yang diambil hari ini akan berdampak langsung pada stabilitas finansial di masa depan.

Menempatkan sebagian besar bonus ke dalam instrumen tabungan atau menjadikannya tambahan modal usaha dinilai sebagai langkah investasi yang jauh lebih bijak ketimbang menghabiskannya untuk pos konsumtif.

​”Kami di Bank Sulselbar selalu mendorong masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku UMKM di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, untuk terus menumbuhkan budaya menabung dan berinvestasi. Pilihan bijak hari ini adalah pondasi utama dalam mewujudkan impian dan menjamin keamanan finansial di kemudian hari,” imbuhnya.

​Sebagai bank pembangunan daerah yang adaptif terhadap kebutuhan digital, Bank Sulselbar menyediakan berbagai fitur perbankan yang dapat membantu nasabah disiplin dalam mengelola keuangannya.

Melalui layanan aplikasi Sulselbar Mobile, nasabah dapat dengan mudah memisahkan dana tabungan, mengontrol transaksi harian, hingga mengakses produk perbankan syariah melalui komitmen Syariah First.

​Melalui kampanye literasi digital ini, Bank Sulselbar berharap masyarakat tidak hanya lihai dalam mencari penghasilan, tetapi juga semakin cerdas dan taktis dalam mengelola setiap rupiah yang masuk ke dompet mereka agar tujuan finansial masa depan dapat tercapai secara berkelanjutan. (*)

Comment