MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kota Makassar, sukses memfasilitasi jalannya penyambutan resmi kunjungan kerja Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI bersama 28 delegasi kedutaan besar Negara sahabat, Selasa (23/6/2026).
Kunjungan internasional yang dikemas dalam agenda Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour 2026 ini diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Muhammad Yasir, di titik kedatangan.
Peran strategis Prokopim terlihat dari kelancaran tata urutan protokoler serta komunikasi pimpinan yang solid sepanjang prosesi penyambutan formal tersebut.
Kehadiran puluhan delegasi negara sahabat di Kota Anging Mammiri ini, menjadi momentum penting dalam memperkuat jaringan diplomasi, membuka peluang kerja sama internasional, sekaligus memperkenalkan potensi besar kebudayaan dan kuliner Kota Makassar di kancah dunia.

Kepala Bagian Prokopim Kota Makassar, Andi Ardhy Rahadian Sulham, menegaskan bahwa jajarannya bergerak cepat dan taktis untuk memastikan seluruh rangkaian standardisasi penyambutan tamu negara terpenuhi dengan prima.
”Sebagai garda terdepan dalam pelayanan komunikasi pimpinan dan keprotokolan, Prokopim Pemkot Makassar berkomitmen penuh memberikan impresi terbaik kepada para delegasi asing. Kami memastikan manajemen keprotokolan berjalan presisi demi menjaga nama baik Kota Makassar di mata internasional, sekaligus mendukung penuh agenda penguatan gastrodiplomasi yang dibawa oleh Kemlu RI,” ujar Andi Ardhy Rahadian Sulham.
Dalam prosesi tersebut, Prokopim mengatur alur penyambutan yang memadukan keramahan lokal dan standar formal kenegaraan, mulai dari pengalungan kain khas hingga fasilitasi komunikasi antara pimpinan daerah dengan para duta besar yang hadir.
Melalui kesiapan manajemen protokoler dari Bagian Prokopim Makassar ini, Pemkot berharap kunjungan IGS 2026 tidak hanya menjadi seremonial belaka, melainkan mampu memicu hubungan bilateral yang lebih erat serta investasi strategis di sektor pariwisata dan komoditas pangan unggulan Kota Makassar ke depan. (*)
Comment