​Cepat Tanggap Aduan Warga! Dinas PU Makassar Normalisasi Drainase di Jl. Babussalam Lewat Aplikasi LONTARA+

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, menunjukkan komitmennya dalam penanganan infrastruktur perkotaan dengan segera menindaklanjuti laporan masyarakat.

Melalui sistem pengaduan digital LONTARA+, Satuan Tugas (Satgas) Drainase dan Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU Kota Makassar, sukses melaksanakan kegiatan normalisasi saluran drainase di Jl. Babussalam no.17.

​Aduan mengenai masalah drainase ini tercatat di sistem LONTARA+ dengan nomor #815. Laporan yang masuk  tersebut, dikategorikan sebagai masalah Drainase dengan status “Dalam Proses” dan prioritas “Sedang”.

​Keluhan warga di Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang ini, menyebutkan bahwa aliran air got tidak mengalir optimal karena tersumbat oleh banyak pasir (sedimen).

Kondisi ini sangat berisiko, terutama saat curah hujan tinggi, karena dapat menyebabkan genangan dan banjir musiman di area tersebut.

​Tim dari Dinas Pekerjaan Umum, segera bergerak menuju lokasi yang terperinci di koordinat Latitude: -5.1507653, Longitude: 119.4590295.

​Dalam kegiatan normalisasi ini, tim Satgas Drainase Dinas PU Makassar bekerja keras membersihkan saluran yang dipenuhi sedimen dan material penyumbat lainnya.

​”Menindaklanjuti aduan masyarakat melalui aplikasi LONTARA+, Satgas Drainase dan SDA Dinas PU Kota Makassar melaksanakan kegiatan normalisasi saluran drainase di Jl. Babussalam. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi saluran air agar mampu menampung dan mengalirkan air dengan baik, serta mencegah terjadinya genangan saat curah hujan tinggi,” terang Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsi Zubir, Jumat (10/10/2025).

​Langkah sigap ini merupakan wujud nyata komitmen Dinas PU Kota Makassar, dalam menjaga dan mengoptimalkan infrastruktur drainase perkotaan. Dengan drainase yang berfungsi normal, diharapkan potensi banjir dapat diminimalisir, menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi warga.

​Keberhasilan penanganan aduan ini tak lepas dari peran aktif masyarakat. Keterlibatan warga melalui platform pengaduan digital LONTARA+ sangat diapresiasi.

​Aplikasi LONTARA+ membuktikan diri sebagai jembatan kolaborasi efektif antara pemerintah dan warga. Dengan adanya laporan yang cepat dan detail dari masyarakat, Dinas PU dapat merespon dan mengambil tindakan korektif dengan tepat sasaran dan waktu.

​”Kami mengajak seluruh warga untuk terus memanfaatkan aplikasi LONTARA+ dan berpartisipasi aktif, dalam menjaga kebersihan saluran air di lingkungan masing-masing. Bersama-sama, upaya menuju Makassar bebas genangan dapat semakin diperkuat,” ajak Zuhaelsi. (*)

Comment