MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, resmi menggelar tahapan wawancara seleksi calon Kepala Puskesmas untuk menjaring sumber daya manusia (SDM) unggul.
Langkah strategis ini dilakukan guna memastikan kursi kepemimpinan di fasilitas kesehatan tingkat pertama, diisi oleh sosok yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga berintegritas dan inovatif.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, menegaskan bahwa uji kompetensi dan wawancara ini merupakan instrumen krusial dalam menempatkan figur yang tepat pada posisi yang sesuai (right man on the right place).
“Kami ingin memastikan calon Kepala Puskesmas memiliki kemampuan manajerial yang memadai. Peran mereka sangat krusial sebagai garda terdepan kualitas layanan kesehatan masyarakat,” ujar Andi Zulkifly di Ruang Rapat Sekda, Balai Kota Makassar, Selasa (7/4/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Makassar, Nursaidah Sirajuddin, mengungkapkan bahwa sebanyak 84 peserta bersaing memperebutkan 47 posisi Kepala Puskesmas, yang tersebar di 15 Kecamatan.
Dalam tahapan wawancara, para peserta diuji langsung oleh lima panelis, termasuk Sekda Makassar dan Tenaga Ahli Wali Kota.
“Dari 84 peserta calon Kepala Puskesmas, kebutuhan kita adalah 47 orang. Kami menggali lebih dalam soal integritas, kemampuan pemecahan masalah (problem solving), hingga visi inovasi mereka,” kata sosok yang akrab disapa Dokter Ida tersebut.

Menurutnya, seleksi calon Kepala Puskesmas ini juga menjadi bagian dari implementasi manajemen talenta di lingkungan Pemkot Makassar. Melalui proses ini, potensi Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat terpetakan secara objektif.
“Ada ASN yang sebelumnya tidak terlalu terlihat, ternyata memiliki potensi besar setelah diuji. Ini adalah upaya kita melakukan upgrade kapasitas ASN secara berkelanjutan,” tuturnya.
Pemkot Makassar berharap, proses seleksi ini melahirkan pemimpin puskesmas yang mampu membawa perubahan positif.
Selain dituntut memperbaiki sarana dan prasarana, Kepala Puskesmas terpilih wajib membangun kolaborasi lintas sektor di wilayah kerja masing-masing.
Hasil akhir dari seleksi ini nantinya akan dilaporkan kepada Wali Kota Makassar untuk ditetapkan.
Target utamanya jelas: menghadirkan layanan kesehatan yang lebih bermutu, modern, dan berorientasi sepenuhnya pada kepentingan masyarakat.
Daftar panelis seleksi calon Kepala Puskesmas se-Kota Makassar adalah Andi Zulkifly (Sekda Makassar), Nursaidah Sirajuddin (Kadinkes Makassar), dan Hudli Huduri (Tenaga Ahli Wali Kota), Serta dua panelis ahli lainnya. (*)
Comment