MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, terus memantapkan langkah dalam mentransformasi birokrasi melalui penerapan manajemen talenta bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Langkah strategis ini ditegaskan langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat menghadiri Ekspose Manajemen Talenta di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (7/5/2026).
Bupati Husniah menyatakan bahwa manajemen talenta bukan sekadar sistem pengisian jabatan, melainkan instrumen vital untuk memastikan setiap ASN ditempatkan sesuai dengan kompetensi, potensi, dan kinerjanya.
“Kami terus mendorong pengelolaan ASN yang berbasis kompetensi. Manajemen talenta menjadi kunci agar penempatan pegawai dilakukan secara tepat, sehingga roda organisasi pemerintahan berjalan jauh lebih efektif,” ujar Husniah, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel.
Menurut Husniah, penguatan sistem merit di lingkungan Pemkab Gowa berdampak langsung pada kualitas layanan yang dirasakan masyarakat.
Ia meyakini, budaya kerja yang menghargai prestasi akan melahirkan inovasi dalam pelayanan.
“Ketika seseorang ditempatkan sesuai kemampuan dan integritasnya, maka pelayanan publik akan semakin optimal. Kita ingin membangun ekosistem karier yang objektif, terencana, dan transparan,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrulloh, mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, BKN menargetkan pembinaan terhadap 643 instansi di seluruh Indonesia.
Fokus utamanya mencakup delapan aspek, di antaranya pengembangan kompetensi dan digitalisasi manajemen ASN.
“Kepastian karier ASN harus berjalan beriringan dengan kepatuhan terhadap standar norma manajemen. Pembinaan dan pengawasan akan kami lakukan secara konsisten,” tegas Prof. Zudan.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, turut mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang mulai menerapkan talent pool. Menurutnya, sistem ini memangkas proses panjang birokrasi dalam pengisian jabatan.
“Manajemen talenta menciptakan efisiensi, mulai dari waktu, anggaran, hingga aspek politik, karena pengisian jabatan kini jauh lebih terukur,” jelas Andi Sudirman.
Provinsi Sulawesi Selatan mencatatkan sejarah sebagai provinsi pertama yang melaksanakan ekspose manajemen talenta di luar Kantor Pusat BKN.
Kegiatan ini diikuti oleh 11 Kabupaten/Kota, termasuk Pemkab Gowa yang turut didampingi oleh Kepala BKPSDM Gowa, Indra Said. (*)
Comment