Unhas Siagakan 1.128 Pengawas UTBK SNBT, Rektor Tegaskan Sanksi Pemecatan Bagi Pelaku Kecurangan

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas), memperketat pengamanan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026.

Sebanyak 1.128 pengawas dikerahkan untuk memastikan seleksi berjalan jujur, transparan, dan bebas dari praktik kecurangan.

​Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc (Prof JJ), menegaskan bahwa pihak universitas tidak akan memberikan toleransi sedikit pun terhadap pelanggaran aturan.

Hal ini disampaikan dalam pengarahan umum di Baruga AP Pettarani, Makassar, Kamis (16/4/2026).

​Dalam arahannya, Prof. JJ—sapaan akrab Rektor Unhas—menekankan bahwa, integritas adalah harga mati.

Ia mengingatkan seluruh personel bahwa Unhas tidak segan mengambil langkah ekstrem, termasuk pemberhentian, bagi oknum yang terbukti memfasilitasi kecurangan.

​”Unhas tidak akan menoleransi segala bentuk kecurangan. Siapa pun yang terbukti melanggar akan dikenakan sanksi tegas hingga dikeluarkan dari Unhas,” ujar Prof. JJ di hadapan ribuan pengawas.

​Ketegasan ini berkaca pada pengalaman sebelumnya, di mana Unhas telah memberikan sanksi pemberhentian kepada oknum internal yang terlibat pelanggaran.

Langkah tersebut diambil demi menjaga marwah institusi sebagai tolak ukur pendidikan di kawasan timur Indonesia.

​Selain pengawas, Unhas juga telah membekali 84 Penanggung Jawab Lokasi (PJL) untuk mengoordinasikan teknis di lapangan.

Para petugas Unhas diminta untuk memiliki ketelitian tinggi dalam mendeteksi potensi kecurangan sejak dini.

​”Tidak boleh ada ruang, niat, maupun upaya sekecil apa pun untuk membantu terjadinya kecurangan,” tegas Prof. JJ.

​Berikut adalah detail teknis pelaksanaan UTBK SNBT di Universitas Hasanuddin:

​Jadwal Pelaksanaan: 21 – 28 April 2026 (16 Sesi).

​Total Personel: 1.128 Pengawas dan 84 Penanggung Jawab Lokasi (PJL).

​Lokasi Ujian: 15 titik lokasi yang tersebar di Kampus Tamalanrea dan Kampus Gowa.

​Fasilitas: 43 ruang ujian dengan standar protokol seleksi nasional.

​Kegiatan pembekalan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan prosedur operasional standar (SOP) di seluruh titik ujian.

Dengan sistem pengawasan yang berlapis, Unhas optimis dapat menghasilkan calon mahasiswa yang murni berdasarkan kemampuan akademik.

​Pelaksanaan ujian di Unhas yang terbagi dalam dua sesi setiap harinya ini, akan dipantau secara ketat untuk memastikan seluruh alur, mulai dari pemeriksaan identitas peserta hingga pengumpulan hasil ujian, berjalan sesuai ketentuan pusat. (*)

Comment