MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Sebanyak 18 taruna dan taruni Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Barombong, melakukan kunjungan edukatif ke PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar pada Kamis (16/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan teori akademik, dengan praktik nyata di industri kepelabuhanan nasional.
Rombongan mahasiswa disambut langsung oleh Junior Manager Operasi Pelindo Regional 4 Makassar, Francisco Endrico Mariano Nuka, di Terminal 1 Anging Mammiri.
Kunjungan ini difokuskan pada pendalaman sistem operasional, digitalisasi logistik, dan standar keamanan pelabuhan.
Sebelum memasuki area teknis, seluruh peserta wajib mengikuti sesi safety induction yang dipandu oleh Port Facility Security Officer (PFSO) Pelabuhan Makassar, Badaruddin Manaf.
Langkah ini dilakukan, guna memastikan para taruna memahami potensi risiko kerja dan pentingnya Alat Pelindung Diri (APD) di area terbatas.

”Keselamatan adalah prioritas utama dalam operasional pelabuhan. Pemahaman dini mengenai prosedur HSE (Health, Safety, and Environment) sangat krusial bagi calon perwira pelayaran,” ujar Badaruddin.
Dalam sesi pemaparan materi, para taruna dibekali informasi komprehensif mengenai profil strategis Pelindo Regional 4. Materi mencakup mekanisme bongkar muat, fungsi fasilitas terminal, hingga alur distribusi logistik yang menjadi urat nadi ekonomi di wilayah Indonesia Timur.
Tidak hanya teori, para peserta juga melakukan tinjauan lapangan (field trip) ke sejumlah titik vital. Mereka menyaksikan langsung koordinasi antarbagian dalam mengelola kontainer serta efisiensi proses bongkar muat di dermaga.
General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor maritim. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
”Kami berharap kerja sama ini berkelanjutan. Proses berbagi pengetahuan antara Pelindo dan kampus diharapkan mampu memberi manfaat nyata. Mahasiswa dapat berperan memperkuat citra Pelindo sebagai bagian dari Danantara yang berkontribusi signifikan bagi negeri,” ungkap Iwan Sjarifuddin.
Kunjungan ditutup dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab, di mana para taruna menggali lebih dalam mengenai tantangan industri maritim di masa depan serta adaptasi teknologi yang diterapkan oleh Pelindo. (*)
Comment