MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Jajaran Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar, memperkuat komitmen kebangsaan dalam peringatan Hari Lahir Pancasila 2026.
Hal ini diwujudkan melalui upacara bendera khidmat yang digelar di Lapangan Parkir Kantor Pusat Pelindo Regional 4 Makassar, Senin (1/6/2026).
Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, momentum ini menjadi refleksi penting bagi seluruh insan Pelindo untuk mengimplementasikan nilai-nilai luhur dasar Negara, dalam sistem pelayanan publik dan operasional kepelabuhanan.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Senior Vice President Satuan Pengawasan Internal PT Pelindo Jasa Maritim, Jubliadi Patangke, membacakan amanat resmi dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI.
Dalam amanat tersebut, ditegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar fondasi negara, melainkan rumah besar bagi keberagaman Bangsa.
Di tengah derasnya arus modernisasi dan tantangan global, Pancasila dinilai tetap adaptif dan relevan sebagai kompas pembangunan.

”Nilai-nilai Pancasila menjadi pedoman krusial dalam membangun bangsa yang maju, berkeadilan, dan berdaya saing di tengah dinamika teknologi serta sosial yang terus berkembang,” ujar Jubliadi, saat membacakan pidato Kepala BPIP.
Upacara ini dihadiri langsung oleh Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, bersama seluruh jajaran manajemen dan pekerja dari berbagai entitas Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar.
Kehadiran lintas lini ini, mencerminkan soliditas korporasi dalam menjaga persatuan.
Abdul Azis menegaskan, Hari Lahir Pancasila merupakan pengingat bagi seluruh Port Captain dan pekerja Pelindo untuk menjadikan integritas dan profesionalisme sebagai pilar utama pelayanan.
“Pancasila mengajarkan gotong royong dan keadilan. Nilai ini sangat sejalan dengan transformasi Pelindo yang fokus menghadirkan layanan kepelabuhanan yang terintegrasi, efisien, dan berorientasi pada kepentingan nasional,” ungkap Abdul Azis.
Melalui momentum ini, Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar, berkomitmen menyuntikkan energi positif Pancasila ke dalam budaya kerja sehari-hari. Langkah ini diharapkan mampu mengakselerasi pembangunan sektor maritim dan memperkuat sistem logistik nasional demi kemajuan Indonesia. (*)
Comment