Fokus Tangani Stunting, Camat Wajo Dorong Kolaborasi Lintas Sektor di Pra Musrenbang 2026

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Wajo, mulai menyusun strategi matang untuk menekan angka stunting melalui gelaran Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Stunting Tahun 2026. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Camat Wajo, Ivan Kala’lembang, di Lantai 3 Kantor Kecamatan Wajo, Selasa (21/4/2026).

​Forum strategis ini dihadiri oleh jajaran unsur Tripika Kecamatan Wajo, perwakilan Forkopimda Kota Makassar, serta tokoh masyarakat.

Pertemuan ini bertujuan untuk merumuskan usulan program prioritas yang akan diimplementasikan pada tahun anggaran 2026 mendatang.

​Dalam arahannya, Ivan Kala’lembang menegaskan bahwa isu stunting merupakan tantangan kompleks yang tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja. Ia menyerukan pentingnya sinergi kolektif dari seluruh lapisan elemen masyarakat.

​”Penanganan stunting bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama. Mulai dari lingkungan keluarga hingga pemangku kebijakan, semua harus terlibat aktif,” tegas Ivan.

​Camat Wajo, Ivan menjelaskan bahwa, Pra Musrenbang ini menjadi wadah krusial untuk menyinkronkan langkah agar program yang disusun tepat sasaran. Terdapat tiga pilar utama yang menjadi fokus pembahasan dalam perencanaan ini:

​Peningkatan Kualitas Gizi: Intervensi langsung pada asupan nutrisi masyarakat rentan.

​Kesehatan Ibu dan Anak: Penguatan layanan kesehatan sejak masa kehamilan.

​Sanitasi Lingkungan: Perbaikan infrastruktur dasar untuk mendukung hidup sehat.

​“Kami berharap forum ini menghasilkan perencanaan yang komprehensif dan berkelanjutan. Tujuannya jelas, yakni program yang memiliki dampak nyata dan langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.

​Melalui sinergi antara pemerintah, stakeholder, dan warga, Kecamatan Wajo optimistis dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan angka prevalensi stunting di Kota Makassar secara keseluruhan.

Langkah proaktif Camat Wajo ini, diharapkan mampu menciptakan generasi masa depan yang lebih sehat dan berdaya saing. (*)

Comment