HUT ke-23 Pasangkayu: Ekonomi Tumbuh 10 Persen, Gubernur Sulbar Ajak Jaga Integritas

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​PASANGKAYU — Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk tetap optimistis dalam membangun daerah di tengah dinamika global.

Pesan ini disampaikan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Pasangkayu pada Sabtu (18/4/2026). Dalam sambutannya, Suhardi Duka, menyoroti ketidakpastian geopolitik dunia yang berdampak pada sektor ekonomi dan energi.

Namun, ia menegaskan bahwa Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden RI, Prabowo Subianto, masih mampu menjaga stabilitas harga komoditas penting dan bahan bakar agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

​Gubernur Sulbar, memaparkan data menggembirakan terkait performa ekonomi wilayahnya.

Pada tahun 2025, Sulawesi Barat mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,36%, angka yang berada di atas rata-rata nasional sebesar 5,1%.

​Lebih impresif lagi, Kabupaten Pasangkayu menunjukkan lonjakan luar biasa dengan angka pertumbuhan ekonomi mencapai 10%.

​“Ini menunjukkan arah pembangunan ekonomi Pasangkayu sudah berada di jalur yang benar. Selain tumbuh signifikan, daerah ini mampu meningkatkan kesejahteraan dan menekan angka kemiskinan secara efektif,” ujar Suhardi Duka.

​Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, juga optimis terhadap kebijakan energi nasional, terutama peningkatan campuran biodiesel dari B30 ke B40 hingga B50.

Menurut Gubernur Sulbar, kebijakan ini akan menjadi motor penggerak ekonomi bagi daerah penghasil kelapa sawit seperti Pasangkayu.

​Pemerintah Provinsi Sulbar, berkomitmen untuk terus mendorong Pasangkayu menjadi kawasan industri strategis dengan fokus pada sektor unggulan yakni Perkebunan (Kelapa Sawit), Ketahanan Pangan, dan ​Sektor Perikanan.

​Di balik pencapaian angka-angka statistik, Suhardi Duka, mengingatkan pentingnya menjaga moralitas dalam birokrasi.

Ia meminta seluruh pejabat dan pemangku kepentingan untuk menjauhi praktik korupsi, demi keberlanjutan pembangunan.

​“Tanamkan prinsip, jangan ambil kalau itu bukan hak kita. Integritas itulah yang akan menyelamatkan kita semua,” tegasnya.

​Mengakhiri pidatonya, Gubernur menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan tokoh masyarakat adalah kunci utama.

Ia berharap di usia ke-23 ini, Pasangkayu semakin solid menjadi daerah andalan bagi kemajuan Sulawesi Barat.

​“Dirgahayu Kabupaten Pasangkayu ke-23. Semoga semakin maju, harmonis, dan terus menjadi harapan bagi kita semua,” tutup Gubernur Sulbar, Suhardi Duka. (*)

Comment