MENITNEWS.COM, JAKARTA — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel), meraih penghargaan bergengsi dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia, atas dedikasi luar biasa dalam penanggulangan bencana nasional.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas efektivitas sistem tanggap darurat dan mitigasi yang dijalankan di wilayah tersebut.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, dalam peringatan HUT ke-22 Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang bertajuk “Satu Sinergi untuk Ketangguhan Negeri” di Gedung Aneka Bhakti, Jakarta, baru-baru ini.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyatakan bahwa capaian ini merupakan manifestasi dari kerja kolektif seluruh elemen di Sulsel.
Menurutnya, keberhasilan penanganan bencana tidak hanya bergantung pada respons pemerintah, tetapi juga kesiapsiagaan relawan dan masyarakat.
”Alhamdulillah, penghargaan ini adalah buah dari kerja keras Pemprov Sulsel, dan kolaborasi semua pihak. Mulai dari jajaran Forkopimda, tim tanggap bencana, hingga relawan yang berjibaku di lapangan,” ujar Andi Sudirman, usai menerima piagam penghargaan.

Kemensos menilai Pemprov Sulsel secara konsisten menunjukkan komitmen tinggi pada seluruh fase kebencanaan, mulai dari Pra-Bencana: Penguatan mitigasi dan sistem peringatan dini.
Tanggap Darurat: Kecepatan evakuasi dan penyaluran logistik.
Pasca-Bencana: Proses pemulihan infrastruktur dan pendampingan psikososial korban.
Andi Sudirman menegaskan bahwa penghargaan ini tidak lantas membuat pihaknya berpuas diri.
Sebaliknya, hal ini menjadi pemacu untuk memperkuat sistem drainase, perlindungan hutan, dan edukasi bencana di daerah-daerah rawan.
”Ini bukan akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan. Kita (Pemprov Sulsel) ingin memastikan masyarakat Sulawesi Selatan, merasa terlindungi melalui sistem yang responsif dan terukur,” pungkas Gubernur Sulsel. (*)
Comment