MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Selatan, dukungan terhadap kepemimpinan Ketua Kadin Sulsel saat ini, Andi Iwan Darmawan Aras, terus menguat.
Koordinator Bidang Ekonomi Lembaga Pemerhati Pemerintah dan Demokrasi, Akbar, menilai sosok yang akrab disapa AIA tersebut masih sangat layak memimpin organisasi pengusaha terbesar di Sulawesi Selatan.
Menurut Akbar, hingga saat ini belum terlihat figur yang mampu menggantikan peran strategis AIA dalam memimpin Kadin Sulsel, terutama dalam memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah.
“Beliau merupakan anggota DPR, politisi Gerindra, dan saat ini telah menjadi salah satu tokoh nasional. Tentu kepemimpinannya masih sangat dibutuhkan oleh Kadin Sulsel,” kata Akbar, Selasa (9/6/2026).
Ia menjelaskan, pengalaman organisasi dan jejaring nasional yang dimiliki AIA, menjadi modal penting dalam memperjuangkan kepentingan pelaku usaha di daerah melalui Kadin, sekaligus membuka akses terhadap berbagai peluang investasi dan pengembangan ekonomi.
Akbar menilai, kemampuan AIA dalam menjembatani kebutuhan pengusaha daerah dengan kebijakan Pemerintah Pusat lewat Kadin, menjadi salah satu keunggulan yang belum banyak dimiliki figur lain.
“Dengan kapasitas dan jaringan yang dimiliki, AIA mampu menjadi penghubung antara kepentingan dunia usaha di Sulawesi Selatan dan kebijakan strategis di tingkat nasional,” ujarnya.
Musprov VIII Kadin Sulsel dijadwalkan berlangsung di Bulukumba pada 12–14 Juni 2026. Agenda tersebut diperkirakan menjadi momentum penting bagi organisasi dalam menentukan arah kepemimpinan serta strategi pengembangan dunia usaha di Sulawesi Selatan.
Akbar berharap forum Musprov dapat menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi dan perekonomian daerah, termasuk mempertimbangkan aspek keberlanjutan kepemimpinan yang dinilai masih relevan menghadapi tantangan ekonomi saat ini.
Selain menentukan nahkoda organisasi untuk periode mendatang, Musprov VIII Kadin Sulsel juga diharapkan mampu merumuskan langkah-langkah strategis guna memperkuat peran Kadin dalam mendorong investasi, pertumbuhan usaha, serta peningkatan daya saing ekonomi Sulawesi Selatan di tingkat nasional. (*)
Comment