Dukung UMKM Tembus Pasar Global, Bea Cukai Sulbagsel Sambangi Produsen Markisa Legendaris Makassar

Kasi BK Humas Kanwil DJBC Sulbagsel, Cahya Nugraha bersama tim saat kunjungan lapangan ke salah satu ikon kuliner kebanggaan Makassar, yaitu Markisa Asli Sunny’Ong yang berlokasi di Jalan Sungao Pareman 31 Makassar, beberapa hari lalu. POTO: ISTIMEWA

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, MAKASSAR – Komitmen untuk mendukung produk lokal agar mampu menembus pasar internasional terus digalakkan oleh jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Kanwil DJBC Sulbagsel). Salah satu langkah strategis yang konsisten dilakukan adalah melalui program pendampingan berkelanjutan secara langsung kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah kerja mereka.

Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat (Kasi BK Humas) Kanwil DJBC Sulbagsel, Cahya Nugraha, bersama tim melakukan kunjungan lapangan ke salah satu ikon kuliner kebanggaan Kota Makassar, yaitu industri rumahan Markisa Asli Sunny’Ong yang berlokasi di Jalan Sungai Pareman No. 31, Makassar, beberapa hari lalu.

Kunjungan kerja ini disambut langsung oleh pemilik UMKM, Theresia Ongadi. Dalam kesempatan tersebut, tim DJBC Sulbagsel diajak melihat secara langsung seluruh proses produksi di balik setiap botol produk unggulan Markisa Asli Sunny’Ong. Proses peninjauan dimulai dari tahapan seleksi ketat buah markisa segar hingga diolah menjadi produk sirup markisa premium serta varian konsentrat segar siap konsumsi.

Wujud Fungsi Industrial Assistance

Di sela-sela peninjauan proses produksi, Kasi BK Humas Kanwil DJBC Sulbagsel, Cahya Nugraha, menegaskan bahwa peninjauan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bagian dari pemenuhan tugas pokok institusi dalam menyokong industri dalam negeri.

“Kunjungan ini kami lakukan sebagai wujud nyata komitmen berkelanjutan Bea Cukai dalam menjalankan fungsi kami sebagai industrial assistance,” ujar Cahya.

Ia menambahkan, melalui dukungan regulasi yang tepat, edukasi kepabeanan yang komprehensif, serta asistensi yang dilakukan secara konsisten, Bea Cukai Sulbagsel siap mendampingi setiap pelaku UMKM potensial untuk naik kelas dan membuka peluang ekspor ke luar negeri.

Menjaga Mutu dan Warisan Budaya Sejak 1982

Sementara itu, pemilik Markisa Asli Sunny’Ong, Theresia Ongadi, menjelaskan bahwa seluruh produk sirup dan konsentrat di tempatnya diproduksi dengan memegang teguh komitmen mutu yang tinggi. Pihaknya hanya menggunakan 100 persen buah markisa asli pilihan yang dipanen langsung dari perkebunan dataran tinggi Malakaji, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Lebih lanjut, Theresia mengungkapkan bahwa keistimewaan dari Markisa Asli Sunny’Ong ini tidak terlepas dari nilai historisnya yang mendalam. Produk legendaris ini merupakan hasil racikan turun-temurun berdasarkan resep keluarga yang telah dijaga keasliannya sejak tahun 1982 hingga saat ini.

Di tengah gempuran modernisasi dan industrialisasi kuliner, konsistensi untuk mempertahankan metode pengolahan tradisional serta keaslian bahan baku menjadi kekuatan utama. Hal inilah yang membuat Markisa Asli Sunny’Ong tidak sekadar menjadi komoditas dagang biasa, melainkan telah bertransformasi menjadi sebuah warisan budaya dan ikon kuliner kebanggaan Sulawesi Selatan yang tak lekang oleh waktu. (*)

Comment