MENITNEWS.COM, MAKASSAR — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), menyalurkan bantuan pasang baru dan tambah daya listrik gratis untuk warga kurang mampu.
Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen perseroan, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli.
Bantuan ini didanai dari hasil penjualan paket sembako murah, dalam program “Terang Berkah Ramadan 1447 H” yang digelar sebelumnya.
Seluruh keuntungan dari kegiatan pasar murah tersebut dialokasikan kembali untuk membantu pemenuhan kebutuhan energi masyarakat yang membutuhkan.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menjelaskan bahwa program ini menjadi bukti keberlanjutan semangat berbagi PLN.
Hasil penjualan sembako murah tidak diambil sebagai keuntungan, melainkan dikonversi menjadi bantuan kelistrikan.
”Melalui program TJSL PLN Peduli, kami ingin memastikan PLN UID Sulselrabar tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga membawa harapan dan memberikan manfaat nyata. Bantuan pasang baru dan tambah daya ini adalah bentuk komitmen kami untuk mendukung kehidupan masyarakat menjadi lebih baik,” ujar Edyansyah.

Tercatat sebanyak 61 keluarga di wilayah kerja PLN UID Sulselrabar menerima manfaat dari program sosial ini.
Salah satunya adalah Muhammad Yusuf (63), warga Kelurahan Maccini Parang, Kota Makassar.
Yusuf, yang kini sudah tidak bekerja sebagai buruh harian lepas karena faktor usia dan kesehatan.
Sebelumnya harus menyambung aliran listrik dari rumah saudaranya untuk menerangi kediaman sederhananya.
Kini, lewat bantuan PLN, Yusuf telah memiliki meteran listrik mandiri yang lebih aman dan layak.
”Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN. Sebelumnya tidak pernah terbayang bisa punya meteran listrik sendiri. Sekarang saya lebih tenang karena tidak perlu menyalur lagi dari rumah saudara,” ungkap Yusuf dengan haru.
Melalui program-program TJSL kelistrikan seperti ini, PLN UID Sulselrabar berharap dapat terus memberikan dampak positif yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup serta perekonomian masyarakat prasejahtera di Indonesia. (*)
Comment