Bupati Takalar Daeng Manye Melayat pada Kediaman Mertua Sekretaris Daerah Takalar

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, TAKALAR — Suasana duka membuat keluarga besar mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Drs. H. Syafruddin Kaiyum Dg. Nanga, M.Si. Istri tercinta beliau, Hj. Subaedah Abbas, S.Pd., M.Si. Dg. Kenna, dikabarkan mengembuskan napas terakhirnya setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya.

Almarhumah Hj. Subaedah Abbas meninggal dunia pada Rabu malam, 20 Mei 2026, sekitar pukul 22.05 WITA di Rumah Sakit Akademis, tempat ia menjalani perawatan intensif medis beberapa waktu terakhir. Kepergian almarhumah meninggalkan kesedihan yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga inti, tetapi juga bagi jajaran pemerintahan daerah. Almarhumah diketahui merupakan ibu mertua dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Takalar sekaligus Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa.

Mendengar kabar duka tersebut, Bupati Takalar, Daeng Manye, langsung meluangkan waktu di tengah agenda kerjanya untuk datang melayat ke rumah duka pada Kamis pagi, 21 Mei 2026. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Takalar ini menjadi wujud empati, kepedulian, serta penghormatan terakhir kepada almarhumah dan keluarga besar yang ditinggalkan.

Setibanya di rumah duka, Bupati Takalar Daeng Manye langsung menemui pihak keluarga, termasuk Sekda Takalar yang sedang khawatir. Dengan penuh takzim, ia menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas ujian berat yang menimpa keluarga besar tersebut.

Atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Takalar, kami menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ibunda tercinta, Hj. Subaedah Abbas,” ungkap Daeng Manye di hadapan keluarga duka.

Lebih lanjut, Bupati Takalar juga melantunkan doa terbaik agar segala amal ibadah almarhumah diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan batin.

“Semoga almarhumah husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, dan diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan, keteguhan iman, serta keikhlasan dalam menghadapi ujian takdir ini,” tutur Bupati.

Sejak pagi hari, rumah duka terus didatangi oleh pelayat yang datang dari berbagai unsur, masyarakat kerabat, hingga pejabat di jajaran Pemerintah Kabupaten Takalar dan Kabupaten Gowa. Karangan bunga dan ucapan duka cita juga terus mengalir sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kebaikan almarhumah selama hidupnya.

Rencananya, prosesi pemakaman hingga pemakaman akan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta keluarga besar guna mengantarkan almarhumah Hj. Subaedah Abbas ke tempat peristirahatan terakhirnya. (*)

Comment