Sukses Gagas Donasi Buku, Bupati Maros Chaidir Syam Raih Penghargaan Dari Pemprov Sulsel

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Komitmen berkelanjutan dalam membangun budaya membaca, membuahkan apresiasi tinggi bagi Pemerintah Kabupaten Maros. Bupati Maros, Chaidir Syam, menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Penghargaan tersebut, atas dedikasi dan prakarsa Bupati Maros dalam memperkuat ekosistem perbukuan lokal melalui “Gerakan Aksi Donasi Buku Kabupaten Maros” yang konsisten berjalan sejak 2021 hingga 2026.

​Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel, Prof. Dr. Muhammad Jufri, S.Psi., M.Psikologi, di sela-sela acara Diskusi Buku “Mengayuh Dua Zaman” karya Chaidir Syam.

Prosesi penyerahan ini berlangsung di tengah kemeriahan Pesta Buku Semesta Kompas Gramedia, Toko Buku Gramedia Jalan A.P. Pettarani, Makassar, Selasa (19/5/2026).

​Prof. Muhammad Jufri menegaskan bahwa Chaidir Syam—yang juga peraih Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka dari Perpustakaan Nasional tahun 2022—merupakan figur kepala daerah yang menjadi teladan dalam keberpihakan pada dunia literasi.

​”Kami atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas peran aktif Pak Chaidir Syam. Gerakan Aksi Donasi Buku yang digelar di CFD Maros pada 17 Mei dan di Lapangan Pallantikan pada 18 Mei kemarin adalah bukti nyata kepedulian beliau,” ujar Jufri.

​Jufri juga menambahkan, buku terbaru Chaidir Syam yang berjudul “Mengayuh Dua Zaman, Inovasi Kabupaten Maros” merefleksikan energi dan ketangguhan kepemimpinannya.

Di periode pertama, Bupati Maros Chaidir harus menakhodai Maros melewati badai pandemi Covid-19, sementara di periode kedua ia dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran.

Namun, keterbatasan tersebut terbukti tidak menyurutkan lahirnya inovasi dari Bupati Maros bagi masyarakat.

​Acara penyerahan penghargaan ini dirangkaikan dengan diskusi buku yang dinisiasi oleh Pengurus Daerah Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB) Kabupaten Maros.

Dipandu oleh Duta Baca Maros, Reska Aulia Sabila, bersama aktivis media digital, Herman Lilo, jalannya diskusi berlangsung sangat dinamis.

​Animo masyarakat terbukti luar biasa. Meski panitia memberlakukan kuota terbatas, jumlah peserta yang hadir membludak melampaui target.

Ratusan peserta yang terdiri dari akademisi Unhas, UIN Alauddin, Universitas Mega Rezky, aktivis IKAPI, hingga komunitas dakwah dan ibu-ibu Majelis Taklim memadati lokasi acara.

​Hadir sebagai pembahas utama dalam diskusi ini antara lain Dr. A. Lukman Irwan, M.Si. (Ketua Departemen Ilmu Pemerintahan Fisip Unhas), Yudhistira Sukatanya (Budayawan), setta Bachtiar Adnan Kusuma (Tokoh Literasi dan Perbukuan Nasional selaku pemantik prolog)

​Turut hadir memberikan dukungan moral, Store Manager Gramedia Makassar, Andrias Hermawan, Bunda Literasi Maros Hj. Ulfiah Nur Yusuf Chaidir, Sekretaris GPMB Maros Fitriani, serta Wakil Ketua DPD LPM Provinsi Sulsel Dr. H. Partono S.

​Melalui momentum penghargaan terhadap Bupati Maros ini, Kabupaten Maros kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu daerah pilar penggerak literasi utama di Sulawesi Selatan. (*)

Comment