Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, RSUD Daya Makassar Perkuat Sistem Pemilahan Sampah Medis dan Non-Medis

ads
ads
ads

MENIT​NEWS.COM, MAKASSAR — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Kota Makassar, menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui penerapan sistem manajemen pengelolaan limbah yang ketat dan profesional.

Langkah ini digalakkan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

​Sebagai institusi pelayanan kesehatan, RSUD Daya tidak hanya berfokus pada kesembuhan pasien, tetapi juga pada kesehatan lingkungan sekitar dengan memilah sampah secara spesifik berdasarkan jenis dan karakteristiknya.

​Berdasarkan publikasi resmi rumah sakit, RSUD Daya Makassar mengelompokkan operasional limbahnya menjadi dua kategori utama, yaitu limbah medis (infeksius) dan limbah non-medis.

​Sampah Medis Infeksius: Meliputi bahan habis pakai seperti kapas, sarung tangan, masker medis, dan perban bekas.

Limbah ini ditampung pada wadah khusus (Bio Earth) berkantong kuning agar tidak menyebarkan infeksi.

​Safety Box Benda Tajam: Digunakan khusus menampung jarum suntik bekas guna mencegah risiko luka tusuk dan penularan virus berbahaya bagi petugas.

​Tempat Botol Cairan Kosong: Wadah tersendiri bagi botol infus bekas yang telah dipisahkan dari selang dan jarumnya.

Seluruh limbah medis ini nantinya dikumpulkan di TPS Limbah B3 rumah sakit, sebelum diangkut dan dikelola oleh pihak ketiga yang berizin resmi.

​Sampah Non-Medis (Anorganik & Organik): Sampah anorganik seperti botol plastik dipisahkan agar dapat didaur ulang menjadi barang bernilai guna.

Sementara itu, sampah organik yang bersumber dari sisa makanan dan limbah dapur diolah langsung menggunakan komposter menjadi pupuk kompos untuk menyuburkan tanaman di area hijau rumah sakit.

​Direktur RSUD Daya Kota Makassar, dr. Andi Any Muliany Mahyuddin, M.Kes,  menyampaikan bahwa pengelolaan limbah yang terintegrasi ini merupakan pilar penting, dalam mewujudkan konsep Green Hospital yang berkelanjutan.

​”Dengan memilah sampah, Anda telah membantu menciptakan lingkungan rumah sakit yang lebih aman, bersih, serta menjaga lingkungan agar tetap berkelanjutan,” ujar dr. Andi Any Muliany Mahyuddin, Minggu (7/6/2026).

​”Mari memperkuat kerja sama dan memobilisasi aksi nyata demi bumi kita. Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia,” tambahnya, dalam menyemarakkan gerakan pelestarian lingkungan di lingkungan rumah sakit.

​Melalui konsistensi dalam pemilahan limbah medis dan pemanfaatan kembali sampah domestik, RSUD Daya Kota Makassar berharap dapat terus berkontribusi nyata dalam menekan volume sampah luar yang dibuang ke lingkungan.

“Sekaligus menciptakan ruang pelayanan kesehatan yang hijau, asri, dan aman bagi masyarakat luas,” pungkas Direktur RSUD Daya Makassar, dr. Any Muliany. (*)

Comment