MENITNEWS.COM, MADINAH — Kisah inspiratif datang dari Tanah Suci. Suci Novikana (38), perempuan sederhana asal Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, lebih dikenal dengan nama “Cici Bubur Pomalaa”.
Ia kini bersiap kembali ke Indonesia, setelah menjalani Ibadah Haji yang penuh haru bersama sang ibunda tercinta, Siti Nurbaja (69).
Bukan sekadar perjalanan spiritual, Ibadah Haji kali ini menjadi momen penuh makna bagi Cici. Ia mendampingi ibunya yang memiliki keterbatasan fisik menunaikan Rukun Islam Kelima.
Keduanya tergabung dalam Kloter 36 Embarkasi Makassar dan akan kembali ke Tanah Air pada Senin, 7 Juli 2025 hari ini, setelah bertolak dari Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah, Minggu pagi waktu Arab Saudi.
Selama lebih dari 40 hari di Tanah Suci, Cici aktif membagikan pengalaman religiusnya melalui akun Facebook Argo Bubur Pomalaa. Di sanalah netizen menyimak momen-momen penuh cinta antara anak dan ibu dalam balutan ibadah.
“Setiap detik di Tanah Suci adalah anugerah. Bisa menemani ibu yang lanjut usia menunaikan haji adalah karunia luar biasa,” tutur Cici dalam, wawancara via telepon bersama Humas PPIH Debarkasi Makassar.
Suaranya terdengar terbata, menahan haru jelang kepulangan.
Cici menuturkan, Ibadah Haji yang membutuhkan tenaga fisik prima menjadi tantangan tersendiri. Namun berkat semangat dan bantuan petugas kloter serta fasilitas lansia dari pemerintah Indonesia, semua rangkaian ibadah seperti Umrah, Thawaf, Sa’i, Wukuf di Arafah hingga melontar jumrah di Mina bisa mereka jalani bersama dengan baik.
“Petugas haji Indonesia luar biasa. Fasilitas seperti Bus Shalawat dan Murur sangat membantu lansia. Ibuku bisa Salat di Masjidil Haram, Masjid Nabawi, bahkan ziarah ke Raudhah,” ucapnya penuh syukur.
Momen paling menguras emosi, kata Cici, adalah saat pertama kali melihat Ka’bah sambil mendorong kursi roda ibunya. Ia mengaku tak kuasa menahan air mata saat melantunkan doa di hadapan Ka’bah, hingga prosesi Tawaf Wada’ yang menjadi tanda perpisahan dari Makkah.
“Berat sekali meninggalkan Tanah Suci. Terlalu banyak kenangan dan keberkahan yang kami rasakan. Doa kami, semoga kelak bisa kembali bersama keluarga,” katanya lirih.
Menurut laporan petugas kloter H. Fardin, total 392 jemaah dari Kloter 36 UPG asal Sulawesi Tenggara akan diterbangkan ke Indonesia. Perjalanan mereka dijadwalkan transit terlebih dahulu di Bandara Kualanamu, Medan, sebelum mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.
“Mohon doanya agar seluruh proses pemulangan berjalan lancar dan semua jemaah tiba dengan selamat di Tanah Air,” ujar Fardin.
Kisah Cici bukan sekadar tentang Haji. Ia adalah potret ketulusan seorang anak yang menjadikan baktinya sebagai ibadah paling luhur.
Di antara deru Pesawat dan keramaian Bandara, pulangnya seorang Tukang Bubur dari Tanah Suci, akan membawa sejuta kisah tentang cinta, iman, dan harapan. (*)
Comment