MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, menekankan pentingnya penguatan etos disiplin bagi seluruh jajaran aparatur sipil di lingkungan Sekretariat DPRD.
Hal tersebut ia sampaikan saat memimpin apel pagi di kantor sementara DPRD Makassar, baru-baru ini.
Dalam arahannya, Andi Rahmat menegaskan bahwa kedisiplinan bukan sekadar aturan formal, melainkan pondasi utama yang menjaga marwah institusi.
Ia menyebut kualitas pelayanan kepada pimpinan dan anggota dewan sangat bergantung pada komitmen individu setiap staf.
”Kedisiplinan merupakan pondasi utama dalam menjaga marwah dan kinerja kelembagaan kita. Kualitas pelayanan tidak hanya ditentukan oleh sistem yang ada, tetapi sangat bergantung pada komitmen setiap individu,” ujar Andi Rahmat Mappatoba di hadapan peserta apel.
Sekwan Makassar, Andi Rahmat menjelaskan bahwa, peran aparatur sekretariat sangat vital sebagai motor penggerak administrasi dan dukungan teknis bagi kelancaran tugas-tugas legislatif.
Oleh karena itu, Sekwan Makassar meminta agar, apel pagi dijadikan ruang strategis untuk memperkuat koordinasi internal, bukan sekadar rutinitas seremonial.
Ia optimis, dengan menjaga konsistensi disiplin dan soliditas, pelayanan administrasi di DPRD Kota Makassar akan menjadi lebih optimal dan profesional.
”Kita harus menyatukan visi dan menyelaraskan langkah kerja. Dengan disiplin yang konsisten, saya yakin pelayanan akan semakin maksimal,” tambahnya.
Pelepasan Purna Bakti
Momentum apel tersebut juga dirangkaikan dengan suasana haru saat prosesi pelepasan dua staf yang memasuki masa purna bakti, yakni Rosidana dan Drs. Andi Syafrullah Mangkona.
Andi Rahmat memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas dedikasi panjang yang telah diberikan kedua staf tersebut selama mengabdi di Sekretariat DPRD Kota Makassar.
Menurut Sekwan Makassar, pengabdian mereka menjadi simbol loyalitas yang patut diteladani oleh staf-staf muda lainnya. (*)
Comment