Takalar Cetak Sejarah, Jadi Kabupaten Pertama di Sulsel Terbitkan SK Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, TAKALAR – Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar menunjukkan gerak cepat (gercep) di bawah nakhoda baru, Dody Riyan Saputra. Belum genap sepekan sejak dilantik oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye pada 23 April 2026, sebuah terobosan strategis langsung diresmikan untuk merevolusi sektor pendidikan di daerah tersebut.

Langkah konkret tersebut ditandai dengan diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN). Dengan kebijakan ini, Takalar resmi mencatatkan diri sebagai kabupaten pertama di lingkup Dinas Pendidikan se-Sulawesi Selatan yang menginisiasi regulasi tersebut.

Ciptakan Lingkungan Belajar Anti-Perundungan

Kebijakan BSAN dirancang menjadi tonggak penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang:

Kondusif dan Inklusif: Memastikan semua siswa mendapatkan hak belajar yang sama.

Bebas Kekerasan: Menghapus praktik perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

Menyenangkan: Mendorong suasana belajar yang ceria agar peserta didik lebih betah dan bersemangat.

Momentum bersejarah ini turut mendapat atensi khusus dari pemerintah pusat. Dalam kegiatan yang berlangsung di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP), hadir perwakilan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), termasuk asisten menteri dan deputi kementerian, yang memberikan dukungan penuh terhadap progresivitas Pemkab Takalar.

Implementasi Semangat “Takalar Cepat”

Kepala Dinas Pendidikan Takalar, Dody Riyan Saputra, menegaskan bahwa penerbitan SK BSAN merupakan pengejawantahan dari visi Bupati Takalar dalam mempercepat kualitas pendidikan nasional.

“Alhamdulillah, Takalar menjadi kabupaten pertama yang menerbitkan SK BSAN di Sulsel. Ini adalah bentuk komitmen Bapak Bupati Daeng Manye, sekaligus langkah awal untuk membangun budaya sekolah yang aman bagi seluruh peserta didik,” ujar Dody pada Rabu (06/05/2026).

Dody juga menyampaikan apresiasi kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Takalar dan Kepala Bapperida yang turut mengawal kegiatan di BBPMP, serta berterima kasih atas sambutan hangat dari para Kepala Dinas Pendidikan se-Sulawesi Selatan.

Menuju Indonesia Emas 2045

Menurut Dody, kunci keberhasilan pendidikan tidak hanya terpaku pada kurikulum dan fasilitas fisik, melainkan pada lingkungan yang mendukung tumbuh kembang karakter siswa.

“Mari kita bersama-sama membudayakan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Ini adalah tanggung jawab kolektif antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat,” tambahnya.

Program BSAN diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkarakter, beretika, dan berintegritas. Dengan langkah transfromatif ini, Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis dapat melahirkan generasi unggul yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (*)

Comment