MENITNEWS.COM, GOWA — Wakil Bupati (Wabup) Gowa, Darmawangsyah Muin, memberikan apresiasi tinggi terhadap peran Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TK-TPA) di bawah naungan BKPRMI.
Menurutnya, lembaga ini merupakan mesin penggerak utama dalam menyukseskan program unggulan pemerintah daerah, yakni Gowa Caradde.
Hal tersebut ditegaskan Darmawangsyah saat menghadiri Wisuda Santri ke-33 TK-TPA LPPTKA-BKPRMI DPK Bajeng Barat yang berlangsung di Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin, Desa Paraikatte, Minggu (26/4/2026).
Darmawangsyah menilai, keberadaan TK-TPA di tengah masyarakat memiliki peran strategis. Tidak hanya sekadar tempat belajar mengaji, lembaga ini menjadi kawah candradimuka untuk membentuk generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus memiliki fondasi akhlak yang kokoh.
”Ini yang patut kita apresiasi. BKPRMI secara konsisten setiap tahun memberikan sumbangsih nyata bagi pendidikan anak usia dini, terutama dalam pengembangan karakter dan pemahaman Al-Qur’an di Kabupaten Gowa,” ujar Darmawangsyah, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina BKPRMI Gowa.
Ia menambahkan bahwa semangat Gowa Caradde menempatkan pendidikan agama sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Hal ini, kata Wabup Gowa, sejalan dengan visi “Gowa Bersama” yang mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

Kepada para santri yang diwisuda, Wabup Gowa yang akrab disapa DM ini, berpesan agar momentum wisuda bukanlah akhir dari perjalanan belajar.
”Kalian adalah harapan masa depan daerah. Teruslah belajar, jaga akhlak, dan jadikan mengaji sebagai budaya. Inilah wujud nyata dari semangat Gowa Caradde,” tuturnya di hadapan para orang tua santri.
Di lokasi yang sama, Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Gowa, Alimuddin Linrung, memastikan bahwa santri yang diwisuda hari ini telah melewati proses seleksi yang ketat.
”Proses kelulusan kami memiliki standar yang terukur, mulai dari kemampuan membaca Iqra hingga kelancaran membaca Al-Qur’an. Jadi, mereka yang diwisuda hari ini benar-benar kompeten,” jelas Alimuddin.
Camat Bajeng Barat, Syamsurijal, turut menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan acara ini. Ia berharap sinergi ini terus terjaga demi melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga religius.
”Kegiatan ini adalah bukti nyata implementasi Gowa Caradde di tingkat kecamatan. Kami ingin lahir generasi penerus yang mampu membawa Gowa menjadi kabupaten yang maju dan berdaya saing,” pungkasnya.
Selain Wabup Gowa, acara ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, di antaranya Camat Bajeng, Achmad Rajab, Direktur Daerah LPPTKA BKPRMI Gowa, Indra Setiawan, serta Pimpinan Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin, Al Ustadz Firmanullah AM. (*)
Comment