MENITNEWS.COM, BULUKUMBA — Pemerintah Kabupaten Bulukumba, terus tancap gas dalam meningkatkan standar kesehatan masyarakat. Bertempat di Ballroom Kahayya, Gedung Pinisi, Senin (26/1/2026), Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf (Andi Utta), secara resmi menyerahkan 517 unit infrastruktur sanitasi melalui program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) Sanimas tahun anggaran 2025.
Program strategis ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Cipta Karya dengan Pemerintah Kabupaten Bulukumba, yang didukung penuh oleh aspirasi dari Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA).
Anggaran Rp7,6 Miliar Untuk 19 Desa
Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bapperida Bulukumba, Dwi Puspita Sari, mengungkapkan bahwa total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp7,6 Miliar.
Dana ini dialokasikan untuk 19 lokasi kegiatan di berbagai pelosok desa.
Alokasi per Desa: Rata-rata Rp400 Juta. Target Fisik: 27 hingga 28 unit prasarana sanitasi per Desa.
Total Keseluruhan: 517 unit infrastruktur sanitasi tersebar di seluruh Kabupaten Bulukumba.
”Tujuannya jelas, kita ingin memigrasi akses sanitasi dari sekadar layak menuju aman dan berkelanjutan, sesuai dengan visi RPJMD 2025-2029 mengenai infrastruktur berkualitas dan berketahanan iklim,” ujar Dwi Puspita Sari.
Pesan Menohok Andi Utta: Jadi Pemimpin Harus Petarung!
Dalam sambutannya yang penuh energi, Bupati yang akrab disapa Andi Utta ini memberikan motivasi kuat kepada para Kepala Desa.
Bupati Bulukumba menegaskan bahwa, perubahan kualitas hidup masyarakat, bergantung pada keberanian pemimpinnya.
”Jangan mimpi jadi baik kalau kita tidak jadi petarung. Kepala Desa harus bertarung agar masyarakat merasakan manfaat pembangunan. Tanah kita subur, potensi kita luas, tidak ada alasan untuk menyerah pada kemiskinan,” tegas Bupati Bulukumba, Andi Utta.
Andi Utta juga memberikan apresiasi khusus kepada Andi Iwan Darmawan Aras, atas kontribusinya memperjuangkan anggaran pusat untuk dibawa ke Kabupaten Bulukumba.
“Banyak aspirasi masyarakat, mulai dari sanitasi hingga ruas jalan Bontomanai-Kindang, adalah hasil perjuangan beliau di pusat (DPR RI),” ungkapnya.
Sanimas: Membangun dari Masyarakat Untuk Masyarakat
Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Sulsel, Baskoro Elmiawan, menjelaskan bahwa keunikan program Sanimas terletak pada keterlibatan aktif warga.
Masyarakat bukan sekadar penonton, melainkan pelaku utama sekaligus penanggung jawab pelaksanaan kegiatan.
Pola IBM ini terbukti efektif memperkuat fondasi ekonomi lokal sekaligus memastikan infrastruktur yang dibangun lebih terjaga karena adanya rasa memiliki dari warga.
Daftar Desa Penerima Manfaat Signifikan (28 Unit): Desa Padangloang, Desa Tamatto, Desa Balleanging, dan Desa Bonto Bangun.
Dengan tuntasnya penyerahan 517 unit ini, Bupati Bulukumba berharap, Butta Panrita Lopi selangkah lebih dekat menuju target sanitasi aman 100 persen yang inklusif dan berkelanjutan. (*)
Comment