May Day 2026 di Pelabuhan Makassar: Buruh Jadi Pilar Utama Kelancaran Logistik dan Layanan

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026, menjadi momentum refleksi mendalam bagi ekosistem pelabuhan di Kota Makassar.

Di tengah arus modernisasi, peran Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan buruh bagasi tetap menjadi tulang punggung vital, yang menjamin kelancaran aktivitas logistik serta kenyamanan penumpang di Gerbang Timur Indonesia.

​General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, menegaskan bahwa transformasi fasilitas yang tengah dilakukan pihak pelabuhan tidak hanya menyasar kepuasan penumpang, tetapi juga keamanan dan kesejahteraan para pekerja lapangan.

​”Kami menyadari buruh adalah tulang punggung perekonomian. Pembenahan fasilitas pelabuhan saat ini bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman, baik bagi pengguna jasa maupun saudara-saudara kita para buruh bagasi,” ujar Iwan dalam keterangannya, Sabtu (2/5/2026).

​Transformasi di Terminal Anging Mamiri

​Saat ini, di Terminal Penumpang Anging Mamiri Makassar, tercatat sebanyak 600 buruh bagasi aktif yang terbagi ke dalam empat unit kerja.

Untuk menjaga ketertiban, para pekerja Pelindo Regional 4 ini dikoordinasi oleh mandor dengan sistem seragam warna (cokelat dan hijau) sebagai identitas operasional.

​Sebagai bentuk apresiasi pada momentum May Day, Pelindo Regional 4 Makassar juga telah menyalurkan bantuan berupa seragam kerja (wearpack) standar keselamatan dan paket sembako untuk menunjang produktivitas pekerja.

​Perubahan signifikan di area pelabuhan dirasakan langsung oleh para pekerja. Daeng Balanda, salah satu buruh bagasi senior, mengakui bahwa penataan area kerja yang lebih teratur saat ini sangat berdampak pada aspek keamanan kerja.

​”Kondisi sekarang jauh lebih tertib dan aman dibanding sebelumnya. Penataan yang lebih baik ini sangat membantu kami bekerja lebih efektif dan meminimalisir risiko kecelakaan di lapangan,” ungkapnya.

​Meskipun teknologi pelabuhan terus berkembang, keberadaan buruh tetap tidak tergantikan, terutama pada sektor pelabuhan konvensional dan pelayanan terminal penumpang.

Ke depannya, sinergi antara manajemen pelabuhan dan serikat pekerja diharapkan terus menguat demi mewujudkan ekosistem kerja yang adil dan produktif.

​”Selamat Hari Buruh (May Day). Mari terus berkolaborasi karena kontribusi buruh sangat menentukan wajah layanan kita di mata dunia,” tutup GM Pelindo Regional 4, Iwan Sjarifuddin. (*)

Comment