Catut Nama Plt Dirut PDAM Makassar, Penipu Incar Warga Lewat Nomor WhatsApp Bodong

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar, Dr. Andi Syahrum Makkuradde, mengeluarkan peringatan keras bagi masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan yang mencatut nama dan jabatan dirinya.

​Aksi penipuan ini diketahui dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab melalui nomor WhatsApp +62 851-3862-6531.

Pelaku menggunakan identitas Andi Syahrum untuk menghubungi pelanggan, mitra kerja, hingga masyarakat umum dengan tujuan tertentu yang mengarah pada tindak kriminal.

​Modus Permintaan Uang dan Data Pribadi

​Andi Syahrum menegaskan bahwa nomor tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan dirinya.

Ia mengimbau agar siapapun yang dihubungi oleh nomor tersebut tidak menanggapi permintaan dalam bentuk apa pun.

​“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, pelanggan, dan mitra kerja agar berhati-hati. Jika ada komunikasi dari nomor yang mengatasnamakan saya tanpa verifikasi resmi, terutama terkait permintaan uang atau data pribadi, mohon jangan dilayani,” tegas Andi Syahrum pada Sabtu (2/5/2026).

​Menurut Plt Dirut PDAM Makassar, pelaku kerap menggunakan teknik persuasif dengan memasang foto profil pejabat untuk meyakinkan calon korbannya.

Target utama dari modus ini, kata Plt Dirut PDAM Makassar, biasanya adalah permintaan bantuan dana, transfer uang, hingga pencurian data sensitif seperti nomor KTP, rekening bank, maupun kode OTP.

​Andi Syahrum mengingatkan bahwa, pencatutan nama pejabat merupakan modus lama yang kini kian marak di platform digital.

Ia meminta masyarakat untuk selalu melakukan cross-check atau pengecekan ulang sebelum merespons pesan yang mencurigakan.

​Langkah antisipasi yang disarankan oleh pihak PDAM Makassar antara lain, Abaikan & Blokir: Jangan membalas pesan atau mengangkat telepon dari nomor tersebut.

​Jangan Bagikan Data: Hindari memberikan informasi pribadi (KTP/OTP) kepada pihak yang tidak dikenal.

​Lapor Pihak Berwajib: Segera laporkan tindakan mencurigakan kepada pihak kepolisian atau kanal pengaduan resmi PDAM Makassar.

​“Segera blokir nomornya dan laporkan agar tidak ada korban lebih luas. Kami harap masyarakat lebih cerdas dalam memilah informasi di media sosial maupun aplikasi pesan instan,” pungkas Plt Dirut PDAM Makassar. (*)

Comment