MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Ratusan warga di kawasan Kompleks Perumahan Villa Permata Harapan dan PWI, Jalan Daeng Tata Raya, Kelurahan Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, mulai mengeluhkan krisis air bersih yang kian memprihatinkan.
Layanan air bersih dari Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar, dilaporkan macet total hampir sepanjang hari. Hal ini sudah berlangsung beberapa waktu.
Kondisi ini memaksa warga harus terjaga hingga dini hari, demi menampung tetesan air yang mengalir sangat kecil, atau bahkan tidak mengalir sama sekali mulai dari pagi hingga malam hari.
Beberapa warga berinisiatif memasang mesin, guna memompa air. Sayangnya, itu tak menjadi solusi.
Air memang mengalir lancar, tetapi keruh dan berlumpur. Bahkan, berwarna kemerahan. Warga pun memilih tidak menggunakan mesin, untuk menarik air.
Krisis air bersih ini berdampak langsung pada aktivitas harian warga.
Andi Mardiana, salah seorang penghuni perumahan, mengungkapkan kekesalannya karena sulitnya mendapatkan air bahkan untuk kebutuhan sanitasi dasar.
”Setiap hari kami kesulitan. Air PDAM dari pagi sampai malam itu tidak mengalir, kalaupun ada hanya menetes kecil sekali. Kami terpaksa beli air galon untuk mandi dan memasak. Ini sangat menyiksa dan mengganggu aktivitas rumah tangga kami,” keluh Andi Mardiana, warga perumahan saat ditemui di lokasi, Senin (4/5/2026).
Senada dengan warganya, Ketua Perumahan Villa Permata Harapan, Mansyur, membenarkan bahwa wilayahnya mengalami kendala distribusi air yang kronis.
Menurutnya, pihak warga sangat berharap ada tindakan nyata dari manajemen PDAM Makassar untuk menormalisasi aliran air di wilayah Daeng Tata.
”Kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Warga terus mengadu karena mereka tetap membayar tagihan tepat waktu, namun hak mendapatkan layanan air bersih tidak terpenuhi. Kami meminta PDAM segera turun tangan, apakah ada pipa yang bocor atau debitnya yang memang kurang,” tegas Mansyur.
Hingga berita ini diturunkan, warga di Jalan Daeng Tata Raya dan Parangtambung masih menantikan kepastian terkait normalisasi distribusi air.
Malam ini, pengurus dan warga perumahan akan menggelar pertemuan. Intinya membahas soal krisis air bersih tersebut, untuk selanjutnya disampaikan ke PDAM Kota Makassar.
Warga perumahan mengancam akan melakukan pengaduan secara massal, jika layanan tidak kunjung membaik dalam waktu dekat. (*)
-->
Comment