MENITNEWS.COM, MAMUJU TENGAH — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah (Mateng), menerima kunjungan kerja resmi dari rombongan Bupati Maros, Sulawesi Selatan, pada Senin (4/5/2026).
Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan studi tiru, terkait tata kelola keuangan serta memperkuat sinergi antardaerah di Pulau Sulawesi.
Bupati Maros, Chaidir Syam, tiba di Kantor Bupati Mamuju Tengah, Jalan Tammauni Pue Ballung, Desa Tobadak, dan disambut langsung oleh Wakil Bupati Mamuju Tengah, Askary.
Turut hadir dalam penyambutan tersebut Wakil Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, serta jajaran pejabat eselon II Lingkup Pemkab Mamuju Tengah.
Dalam pertemuan tersebut, Chaidir Syam, secara terang-terangan memuji sistem pengelolaan keuangan di Kabupaten berjuluk “Bumi Manakarra” ini.
Menurutnya, Mamuju Tengah memiliki performa fiskal yang luar biasa meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
”Alhamdulillah, kami mendapat informasi bahwa pola keuangan terbaik di Sulawesi Barat ada di Mamuju Tengah. Ini menjadi pelajaran berharga bagi kami di Maros, terutama dalam melahirkan inovasi pengelolaan keuangan ke depan,” ujar Chaidir Syam.
Selain urusan keuangan, pertemuan kedua Kepala Daerah ini juga membahas potensi kolaborasi strategis di sektor pangan.
Mengingat Kabupaten Maros, merupakan salah satu daerah penyangga utama di Sulawesi Selatan. Kerja sama ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan menekan angka inflasi.
Wakil Bupati Mamuju Tengah, Askary, menyatakan bahwa kehadiran rombongan dari Kabupaten Maros merupakan kehormatan besar.
Ia menilai Maros sebagai daerah maju yang patut menjadi mitra strategis dalam pengembangan potensi ekonomi.
”Banyak hal yang kami diskusikan, terutama potensi kerja sama untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Tujuannya jelas, yakni untuk menekan angka inflasi dan mengentaskan kemiskinan,” ungkap Askary.
Askary juga berharap poin-poin kesepakatan dalam dialog tersebut, dapat segera diimplementasikan dalam bentuk kerja sama formal.
“Kami harap sinergi ini segera terwujud demi kesejahteraan masyarakat di kedua Kabupaten,” tambahnya.
Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi mengenai keberadaan warga asal Maros yang berdomisili di Mamuju Tengah.
Hal ini dinilai oleh Bupati Maros, menjadi perekat sosial yang kuat untuk mendukung sinergi pembangunan antara Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat di masa mendatang. (*)
Comment