MENITNEWS.COM, PANGKEP – Sebanyak 35 pengurus Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kabupaten Pangkep periode 2025–2030 resmi dilantik oleh Ketua PW IPIM Sulawesi Selatan, KH Masykur Yusuf. Acara yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Pangkep ini mengusung tema strategi sinergi imam dalam membina umat menuju “Pangkep Hebat”.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL), Kepala Kemenag Pangkep Muh. Ramli Rasyid, unsur Forkopimda, Baznas, serta jajaran pimpinan organisasi Islam setempat.
Komitmen Kesejahteraan Imam
Dalam sambutannya, Bupati MYL menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pangkep terus berkomitmen menjaga kesejahteraan para imam masjid. Sejak tahun 2023, pemerintah telah memberikan:
-
Insentif rutin bagi para imam.
-
Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sebagai jaminan sosial.
“Nawaitunya adalah sebagai bentuk penghormatan saya kepada seluruh imam masjid yang mengabdi di Kabupaten Pangkep,” ujar MYL.
Misi Sosial: Menekan Angka Pernikahan Dini
Selain masalah kesejahteraan, MYL juga menitipkan pesan sosial kepada pengurus IPIM yang baru. Ia berharap para imam masjid dapat menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat terkait bahaya pernikahan dini yang kerap memicu tingginya angka perceraian.
Program Prioritas: Tahsin dan Konsolidasi
Ketua PW IPIM Sulsel, KH Masykur Yusuf, menginstruksikan agar IPIM Pangkep segera membentuk kepengurusan di tingkat kecamatan. Merespons hal tersebut, Ketua PD IPIM Pangkep, Fachruddin, telah menyiapkan dua program utama:
-
Peningkatan Kualitas: Melaksanakan munaqasyah dan tahsin Al-Qur’an guna memperbaiki kualitas bacaan imam saat memimpin salat berjamaah.
-
Koordinasi Wilayah: Merangkul sekitar 500 imam masjid yang tersebar di 13 kecamatan melalui struktur kepengurusan yang lebih inklusif. (*)
Comment