MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Aman Gombara Makassar, sukses menggelar Penamatan Santri Angkatan ke-32 dan Wisuda Tahfidzul Qur’an Tahun 2026.
Momentum bersejarah ini semakin spesial dengan diresmikannya Konstantinopel Hall, sebuah fasilitas lapangan baru yang menjadi ikon semangat juang para santri, Minggu (10/5/2024).
Bertempat di Kampus 1 Ponpes Darul Aman, prosesi ini diikuti oleh 184 santri dan santriyah, yang terdiri dari 95 santri putra dan 89 santri putri.
Dari total tersebut, sebanyak 27 lulusan berhasil menyandang gelar hafiz dan hafizah 30 juz, baik kategori Kubro maupun Sughro.
Simbol Perjuangan di Konstantinopel Hall
Selain merayakan kelulusan, peresmian Konstantinopel Hall menjadi sorotan utama. Wakil Sekretaris Yayasan Buq’atun Mubarakah menjelaskan bahwa, penamaan tersebut bukan sekadar label, melainkan simbol filosofis.
”Nama Konstantinopel Hall dipilih untuk menumbuhkan semangat menuntut ilmu dan menjaga spirit perjuangan santri dalam menggapai mimpi-mimpi besar mereka,” ungkapnya.
Ketua Yayasan Buq’atun Mubarakah, H.M. Iqbal Djalil, Lc, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran santri Ponpes Darul Aman di tengah masyarakat.

Ia berharap para lulusan Ponpes Darul Aman, tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga menjadi motor kebaikan bagi bangsa.
”Banggalah menjadi seorang santri. Jadilah generasi yang bertanggung jawab dan membawa gelombang manfaat bagi bangsa dan agama,” tegas Iqbal Djalil, di hadapan para orang tua dan undangan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Pontren Kemenag Sulsel, KH. Hasan Pinang, S.Ag., M.Phil, menyatakan kebanggaannya.
Menurutnya, para santri adalah aset krusial sebagai pewaris nilai-nilai agama di masa depan.
Ketua Panitia, Ust. Baharuddin, S.Pd., M.Pd, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari tokoh masyarakat hingga perwakilan pondok pesantren mitra seperti Darul Arqam, Ummul Mukminin, dan Al-Fakhriyah.
Acara ditutup dengan prosesi haru berupa penyerahan penghargaan kepada santri berprestasi dan teladan.
Sebagai penutup, sesi foto bersama antara Dewan Guru, Orang Tua, dan para Wisudawan Ponpes Darul Aman, menandai berakhirnya masa pendidikan formal mereka di pesantren, namun mengawali langkah baru mereka di dunia luar. (*)
Comment