MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini kembali mengguyur Kota Makassar, memicu genangan air di sejumlah titik strategis. Merespons situasi tersebut, Satgas Drainase Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar langsung bergerak cepat melakukan penanganan lapangan guna meminimalisir dampak dan mempercepat surutnya air.
Hujan deras yang mengguyur merata di seluruh wilayah Makassar tak hanya berdampak pada peningkatan debit air di saluran drainase
Tetapi juga memicu peningkatan volume air di kanal-kanal akibat pasang surut air laut. Kondisi ini secara otomatis menghambat aliran air dari drainase ke kanal, sehingga sejumlah ruas jalan sempat terdampak air tergenang.
Menghadapi kondisi cuaca ekstrem ini, Satgas Drainase langsung menerjunkan tim ke sejumlah lokasi yang rawan genangan. Penanganan dilakukan secara komprehensif, mulai dari pembersihan saluran drainase dari tumpukan sampah, penutupan pintu air untuk mencegah aliran balik dari kanal, hingga optimalisasi operasional unit-unit pompa untuk memompa air keluar dari titik genangan.
Upaya tak kenal lelah Satgas Drainase ini menunjukkan hasil positif. Sejumlah lokasi yang sebelumnya tergenang air secara perlahan mulai menunjukkan tanda-tanda penyurutan. Penanganan intensif di lapangan terus dilakukan untuk memastikan seluruh wilayah kembali normal secepat mungkin.
Sejumlah titik vital yang sempat terdampak dan kini berangsur surut di antaranya Jalan AP Pettarani, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Sultan Alauddin, dan Pertigaan Pettarani – Yusuf Daeng Ngawing.
Menanggapi respons cepat tim lapangan dalam menangani dampak hujan deras ini, Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi Satgas Drainase.
Ia juga menegaskan komitmen Dinas PU Makassar, untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.
Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas PU, tidak akan pernah tinggal diam dalam menghadapi kondisi cuaca yang sewaktu-waktu bisa memburuk.
“Kami akan terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam upaya penanganan drainase, baik secara preventif maupun responsif saat terjadi hujan deras. Prioritas kami adalah memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan aman, nyaman, dan tidak terganggu oleh genangan air,” ujar Zuhaelsi Zubir, Rabu (20/5/2026).
Dinas PU Makassar juga mengimbau kepada masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran drainase.
Kerja sama antara Dinas PU Makassar dan masyarakat, sangat krusial untuk mencegah terjadinya genangan air akibat saluran drainase yang tersumbat. (*)
Comment