MENITNEWS.COM, TAKALAR – Penjabat Bupati Takalar, Daeng Manye, dijadwalkan akan meluncurkan Al-Qur’an terjemahan bahasa Makassar pada puncak Musyawarah Besar (Mubes) Persatuan Masyarakat Takalar (PERMATA) yang digelar September 2026 mendatang.
Inovasi literasi keagamaan berbasis kearifan lokal ini diproyeksikan menjadi salah satu agenda monumental dalam rangkaian Mubes tersebut.
Tonggak Sejarah Agama dan Budaya
Al-Qur’an terjemahan bahasa Makassar ini merupakan buah karya dari Prof. Dr. Kembong Daeng, M.Pd., seorang Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM) yang juga putra asli Takalar.
Naskah dummy Al-Qur’an tersebut telah diserahkan langsung oleh Prof. Kembong kepada Bupati Daeng Manye dalam sebuah sesi audiensi bersama panitia pelaksana Mubes PERMATA.
Langkah strategis ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat—khususnya generasi muda bersuku Makassar di Kabupaten Takalar—dalam memahami isi kandungan Al-Qur’an melalui bahasa ibu mereka.
“Ini adalah momentum sejarah yang luar biasa bagi kita semua. Kehadiran Al-Qur’an berbahasa Makassar tidak hanya memperteguh nilai-nilai religius, tetapi juga menjadi benteng pertahanan budaya agar bahasa daerah kita tetap hidup,” ujar Daeng Manye.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Bupati Takalar juga menegaskan rencananya untuk menyebarluaskan Al-Qur’an terjemahan ini ke sekolah-sekolah di seluruh Kabupaten Takalar.
Agenda Utama Mubes PERMATA
Menurut panitia pelaksana, peluncuran ini nantinya akan disaksikan oleh ratusan tokoh masyarakat, pemuka agama, cendekiawan, serta warga Takalar dari berbagai daerah.
Selain agenda utama pemilihan pengurus baru, kehadiran Al-Qur’an terjemahan ini diharapkan mampu memantik semangat generasi muda untuk lebih mencintai Al-Qur’an sekaligus bangga terhadap identitas daerahnya.
Saat ini, panitia bersama tim kerja Bupati Takalar terus mematangkan persiapan agar peluncuran pada bulan September nanti dapat berjalan dengan khidmat dan sukses. (*)
Comment