Perkuat Hilirisasi Mineral Strategis, Unhas dan PERMINAS Jalin Kerja Sama Riset

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Perusahaan Mineral Nasional (PERMINAS) Persero. Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan hilirisasi riset, pengembangan teknologi di sektor mineral, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

Sinergi kedua lembaga ini diresmikan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Ruang Rapat Rektor, Lantai 8 Gedung Rektorat Unhas, Kampus Tamalanrea, pada Selasa (16/6).

Fokus pada Pengelolaan Logam Tanah Jarang

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru yang didirikan pada November 2025, PERMINAS bergerak di sektor pertambangan dan pengolahan mineral. Perusahaan ini fokus pada pengelolaan mineral strategis seperti:

  • Emas

  • Nikel

  • Tembaga

  • Logam tanah jarang (rare earth mineral)

Kapasitas PERMINAS dalam hilirisasi menjadi landasan kuat bagi Unhas untuk mendorong inovasi dan riset terapan yang berdampak langsung pada industri nasional.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., bersama Direktur Utama PERMINAS, Gilarsi W. Setijono.

Turut hadir menyaksikan agenda ini Wakil Rektor Bidang Kemitraan Unhas Prof. Dr. Eng. Adi Maulana, pimpinan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), serta jajaran direksi dan komisaris PERMINAS.

Komitmen Unhas: Solusi Berbasis Riset

Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa (akrab disapa Prof JJ), menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah taktis untuk memperkecil jarak antara dunia akademik dan industri (link and match).

“Unhas berkomitmen menghadirkan solusi berbasis riset bagi berbagai tantangan pembangunan. Kemitraan dengan PERMINAS diharapkan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas—mulai dari penelitian, pengembangan teknologi, hingga implementasi program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Prof JJ.

Dorong Inovasi Berkelanjutan dan Berdaya Saing Global

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PERMINAS, Gilarsi W. Setijono, mengapresiasi kapasitas akademik dan sumber daya riset kuat yang dimiliki Unhas. Menurutnya, sinergi ini adalah kunci menghadapi tantangan industri mineral di masa depan.

“Kami meyakini bahwa sinergi antara dunia industri dan perguruan tinggi merupakan faktor kunci dalam mendorong inovasi, pengembangan teknologi, serta peningkatan kompetensi SDM,” ungkap Gilarsi.

Ke depan, Unhas dan PERMINAS sepakat untuk menjajaki berbagai program konkret yang mencakup:

  1. Bidang pendidikan dan peningkatan kapasitas SDM.

  2. Penelitian dan pengabdian masyarakat.

  3. Pengembangan inovasi teknologi mineral yang berkelanjutan dan bernilai tambah.

Acara kemudian ditutup dengan sesi diskusi intensif antara pimpinan kedua institusi untuk merumuskan langkah taktis dan program kerja nyata yang bisa segera diimplementasikan dalam waktu dekat. (*)

Comment