MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) atau Sekwan Makassar, memberikan apresiasi tinggi terhadap eksistensi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang kini genap berusia 66 tahun.
Melalui unggahan resmi di media sosial, Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besar bagi organisasi kemahasiswaan berbasis Islam tersebut, untuk terus menjadi garda terdepan dalam pembangunan Bangsa.
Dalam keterangannya, Andi Rahmat Mappatoba menekankan bahwa, peran mahasiswa tidak boleh berhenti pada tataran teori di bangku perkuliahan.
Ia mengutip pesan tokoh besar, KH. Idham Chalid, yang menekankan bahwa mahasiswa harus ikut memikirkan dan memperjuangkan nasib rakyat dengan pikiran yang jernih.
”Peran intelektual muda menjadi sangat penting dalam merumuskan gagasan-gagasan konstruktif demi kemajuan daerah dan bangsa,” ujar Andi Rahmat Mappatoba dalam pernyataan resminya, Sabtu (18/4/2026).
Peringatan Harlah ke-66 yang mengusung tema “Aksi Nyata PMII untuk Indonesia” ini, diharapkan oleh Sekwan Makassar, menjadi momentum refleksi bagi seluruh kader.
Sekwan Makassar Andi Rahmat berharap, PMII tetap konsisten dalam menjaga marwah organisasi serta memperkuat kapasitas sumber daya manusianya.
”Semoga PMII senantiasa konsisten dalam menjaga marwah organisasi, memperkuat kapasitas kader, serta terus berkontribusi nyata dalam pembangunan Indonesia yang berdaulat, adil, dan berkeadaban,” tutur Andi Rahmat.
Sekretaris DPRD Makassar juga mengapresiasi nilai-nilai dasar yang dipegang teguh oleh PMII, yakni Dzikir, Fikir, dan Amal Sholeh.
Nilai-nilai ini dianggap sebagai fondasi kuat bagi pemuda, dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, terutama di Kota Makassar.
Ucapan ini ditutup dengan semangat persaudaraan khas organisasi tersebut yakni “Salam Pergerakan! Dzikir, Fikir, dan Amal Sholeh.”
Peringatan Harlah PMII tahun ini, menurut Sekwan Makassar, menjadi pengingat bagi seluruh elemen mahasiswa di Kota Makassar untuk tetap kritis, namun tetap solutif dalam mengawal kebijakan pemerintah demi kesejahteraan masyarakat luas. (*)
Comment