Perkuat Infrastruktur Terpadu, DPMPTSP Makassar Matangkan Persiapan Ducting Sharing

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Makassar, terus mematangkan langkah strategis dalam menata infrastruktur jaringan utilitas kota.

Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Ducting Sharing yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, bertempat di Ruang Rapat Sekda, Jumat (17/4/2026).

​Program ducting sharing atau penyediaan sarana kabel bawah tanah bersama ini dirancang untuk menciptakan tata kota yang lebih efisien, terintegrasi, dan estetis.

Dengan sistem ini, kabel-kabel utilitas yang selama ini semrawut di udara akan dialihkan ke bawah tanah secara terpadu.

​Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar, Muh. Mario Said, S.IP., M.Si, yang hadir dalam rapat tersebut menyampaikan bahwa langkah ini bukan sekadar soal keindahan kota, melainkan juga kenyamanan bagi para investor.

​Implementasi ducting sharing ini adalah, wujud nyata dukungan terhadap perencanaan pembangunan berkelanjutan di Kota Makassar.

Selain meningkatkan estetika dan keamanan lingkungan perkotaan, infrastruktur yang tertata rapi akan menjadi daya tarik tersendiri bagi investasi.

“Kami ingin memastikan bahwa, Makassar adalah kota yang modern dan ramah investasi melalui tata kelola infrastruktur yang terkoordinasi dengan baik,” ujar Kepala DPMPTSP Makassar, Muh. Mario Said.

​Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh sejumlah jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

Sinergi antar-perangkat daerah dianggap menjadi kunci utama dalam mewujudkan tata kelola infrastruktur, yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi Makassar di masa depan.

​Melalui konsep ducting sharing, pemanfaatan ruang kota diharapkan dapat lebih optimal, sekaligus mengurangi risiko gangguan keamanan yang sering diakibatkan oleh jaringan kabel yang tidak teratur.

Langkah DPMPTSP Makassar ini, menjadi tonggak penting dalam transformasi Kota Makassar menuju smart city yang lebih tertata dan kompetitif. (*)

Comment