Perumda Parkir Makassar Raya Gandeng Bank BTN, Gembleng 200 Jukir Agar Lebih Profesional

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Perumda Parkir Makassar Raya terus mematangkan kualitas pelayanan di lapangan. Bekerja sama dengan Bank BTN, jajaran direksi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Juru Parkir (Jukir) Angkatan III di Hotel Almadera, Makassar, Selasa (28/4/2026).

​Kegiatan strategis ini diikuti oleh sedikitnya 200 juru parkir yang tersebar di berbagai titik di Kota Makassar. Fokus utamanya adalah mengubah paradigma jukir dari sekadar pemungut retribusi menjadi garda terdepan pelayanan publik yang tertib dan beretika.

​Direktur Utama Perumda Parkir Makassar, Adi Rasyid Ali, menegaskan bahwa bimtek ini merupakan instrumen penting untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Ia ingin para jukir memahami bahwa profesi mereka memiliki nilai mulia jika dijalankan dengan integritas.

​“Kita ingin jukir di Makassar lebih baik, lebih tertib, dan lebih mulia. Orientasi kita adalah pelayanan. Jukir bukan sekadar mencari uang, tapi menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat,” ujar Dirut Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali dalam sambutannya.

​Dirut Perumda Parkir Makassar Raya berharap, lewat edukasi yang intensif, para peserta mampu menginternalisasi tugas dan tanggung jawab mereka secara utuh, sehingga tidak ada lagi keluhan terkait ketidakteraturan di lapangan.

​Senada dengan hal tersebut, Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar, Andi Ryan Adrianto, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan mitra perbankan seperti Bank BTN merupakan bagian dari pembenahan sistem perparkiran secara berkelanjutan.

​“Kami ingin memastikan seluruh jukir memiliki pemahaman aturan yang matang dan etika pelayanan yang maksimal. Ini adalah langkah konkret kami untuk menciptakan sistem perparkiran yang aman, nyaman, dan profesional bagi warga Makassar,” tegas Andi Ryan.

​Dengan adanya Bimtek berkala ini, Perumda Parkir Makassar Raya, optimistis wajah perparkiran di Kota Daeng akan semakin tertata, sekaligus meminimalisir praktik parkir liar yang kerap meresahkan pengguna jalan. (*)

Comment