Dinas PU Makassar Sebut Tender Fisik Stadion Untia Dimulai Mei 2026

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), mematok target untuk memulai proses tender konstruksi Stadion Untia pada Mei 2026 mendatang.

Proyek strategis dengan alokasi anggaran mencapai Rp124 miliar ini kini memasuki tahapan krusial pasca-penandatanganan kontrak Manajemen Konstruksi (MK).

​Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsy Zubir, mengungkapkan bahwa saat ini tim Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bersama konsultan MK tengah bersinergi merampungkan dokumen pemilihan.

Langkah ini menjadi fondasi sebelum tahap tender fisik dibuka secara umum.

​”Tim sekarang sedang merampungkan dokumen pemilihan untuk tender fisik. Selain itu, pihak MK juga terlibat aktif dalam penyusunan basic design serta rancangan dokumen pengadaan,” ujar Zuhaelsy, Kamis (23/4/2026).

​Dinas PU Makassar menargetkan seluruh kelengkapan administrasi dan dokumen teknis, rampung pada akhir April 2026.

Jika sesuai jadwal, proses lelang yang memakan waktu sekitar 30 hingga 45 hari akan menghasilkan pemenang kontrak pada pertengahan tahun.

​Berikut adalah estimasi timeline pengerjaan Stadion Untia:

​Akhir April 2026: Finalisasi dokumen pemilihan dan basic design.

​Mei 2026: Pembukaan tender konstruksi fisik.

​Juni – Juli 2026: Penandatanganan kontrak dan awal pengerjaan lapangan.

​Standar FIFA dan Pematangan Lahan

​Pada tahap awal pengerjaan, fokus utama akan diarahkan pada pematangan lahan serta penimbunan kawasan untuk memastikan kestabilan struktur bangunan.

​Zuhaelsy menegaskan bahwa proyek ini terbuka bagi kontraktor manapun yang memiliki kapabilitas mumpuni.

Namun, ia memberikan catatan khusus mengenai spesifikasi kualitas yang tidak bisa ditawar.

​”Tidak ada pembatasan khusus bagi peserta tender, namun mereka wajib memenuhi standar teknis yang ketat, termasuk harus mengacu pada standar FIFA,” tegasnya.

​Dinas PU Makassar menyatakan, pembangunan Stadion Untia diharapkan menjadi solusi bagi ketersediaan infrastruktur olahraga yang representatif di Kota Makassar sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi di wilayah utara kota. (*)

Comment