Gubernur Sulbar Ajak KBPP Polri Mobilisasi Kekuatan Demi Kemajuan Daerah

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAMUJU — Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) II Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) yang digelar di Hotel Maleo, Mamuju, Sabtu (25/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menekankan pentingnya sinergi antara organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah.

​Dalam sambutannya, Suhardi Duka menyampaikan bahwa KBPP Polri merupakan wadah strategis yang menghimpun kekuatan besar dari anak-anak korps Bhayangkara.

Menurutnya, potensi yang dimiliki anggota organisasi ini harus dikonversi menjadi kontribusi nyata bagi negara.

​”KBPP Polri adalah bagian dari upaya kita menghimpun kekuatan. Tugas-tugas negara dan kepolisian, pada tingkat tertentu, juga menjadi tanggung jawab moral bagi anggota KBPP Polri,” ujar SDK.

​Gubernur Sulbar yang akrab disapa SDK ini juga berbagi pengalaman organisasinya di masa lalu. Ia menegaskan bahwa organisasi adalah instrumen vital untuk mengambil bagian dalam kemajuan daerah.

Gubernur Sulbar berharap KBPP Polri tidak hanya sekadar berkumpul, tetapi mampu melakukan mobilisasi peran di berbagai sektor.

​”Selain memobilisasi kekuatan internal, kita juga harus memobilisasi peran. Sekecil apa pun peran yang diambil, pasti berdampak pada upaya menjaga martabat Bangsa dan kesinambungan pembangunan,” tambahnya.

​Lebih lanjut, Gubernur menyoroti keberagaman latar belakang anggota KBPP Polri Sulbar yang mencakup berbagai profesi, mulai dari birokrat hingga pengusaha.

Keberagaman ini dinilai sebagai aset berharga untuk membantu percepatan program pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.

​”Dengan komposisi anggota yang ada, saya yakin KBPP Polri bisa menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan kemajuan di Sulawesi Barat,” tutup Suhardi Duka.

Gubernur Sulbar berharap, ​Musda II ini mampu melahirkan kepengurusan baru yang solid, dan program kerja yang adaptif terhadap tantangan daerah ke depan. (*)

Comment