MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi fokus utama dalam agenda pengawasan DPRD Kota Makassar tahun 2026.
Anggota DPRD Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara legislatif dan eksekutif untuk memastikan program pembinaan UMKM tepat sasaran.
Hal tersebut disampaikan Andi Makmur, saat menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Angkatan II Tahun Anggaran 2026 di Hotel Karebosi Premier, Makassar, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kota Makassar, Arlin Ariesta, sebagai narasumber utama.
Dalam diskusinya, Andi Makmur menekankan bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi kerakyatan yang harus dijaga keberlangsungannya di tengah tantangan ekonomi global.
”UMKM adalah hal krusial yang harus kita pikirkan bersama. Pemerintah melalui Dinas Koperasi telah menyiapkan jalan dan program pembinaan. Tugas kami di DPRD adalah memastikan akses tersebut terbuka lebar bagi masyarakat,” ujar Andi Makmur.
Ketua Fraksi PKB DPRD Makassar yang akrab disapa Noval ini menjelaskan bahwa, posisi legislatif adalah sebagai pengawal kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Menurutnya, pemerintah bertindak sebagai fasilitator yang memberikan dukungan teknis dan akses modal.
”Saya merasa penting untuk hadir langsung mengawal program-program yang memberikan kemajuan nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Selain menjalankan fungsi pengawasan di parlemen, Noval mengungkapkan bahwa pihaknya melalui DPC PKB Makassar juga telah melakukan langkah konkret dengan menyalurkan bantuan sarana usaha.
Bantuan yang disalurkan: Mesin jahit untuk pelaku usaha kecil.
Tujuan: Memberikan stimulus produktivitas bagi kelompok usaha rumahan.
Target ke depan: Memperluas skala bantuan agar lebih banyak UMKM yang tersentuh.
DPRD Makassar berharap, kegiatan ini menjadi wadah evaluasi bagi Diskop UKM Makassar untuk terus berinovasi dalam memajukan sektor UMKM, sehingga mampu naik kelas dan lebih mandiri. (*)
Comment