MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas) memperkuat sinergi dengan PT Gojek Indonesia, untuk menyiapkan mahasiswa menghadapi tantangan ekonomi digital.
Melalui kolaborasi bertajuk “Zona Muda Gojek Talkshow”, mahasiswa didorong untuk menguasai kompetensi komunikasi digital dan strategi industri kreatif.
Kegiatan yang berlangsung di Arsjad Rasjid Lecture Theatre Unhas, Selasa (12/5/2026), ini menghadirkan praktisi industri dan kreator konten nasional.
Tujuannya jelas: mengubah pola pikir mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap dinamika pasar kerja modern.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., SpBM(K), menyatakan bahwa perguruan tinggi wajib menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual. Menurutnya, lulusan masa depan harus memiliki karakter agile (tangkas) dalam menjawab kebutuhan industri.
“Kampus menghadirkan berbagai mitra agar mahasiswa memiliki kesempatan membangun jejaring yang lebih luas. Dari sini akan lahir alumni yang mampu beradaptasi dengan perubahan dunia kerja,” ujar Prof. Ruslin dalam sambutannya.
Ia menambahkan, Unhas saat ini fokus pada desain pembelajaran berbasis pengalaman melalui Mata Kuliah Penguatan Kompetensi (MKPK).
Program ini memfasilitasi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan tantangan nyata di lapangan dan ekosistem profesional.
Dalam era transformasi digital, Prof. Ruslin menekankan bahwa indeks prestasi saja tidak cukup.

Kebutuhan industri kini bergeser pada penguasaan soft skills, kemampuan komunikasi, serta kreativitas.
“Sekarang industri mencari talenta yang memiliki value, kemampuan komunikasi, dan jejaring. Mahasiswa harus aktif membuka diri terhadap pengalaman baru,” tegasnya.
Sesi utama talkshow mengupas tuntas manajemen media sosial bersama dua konten kreator kenamaan, Adi Surya dan Anggu Batary.
Diskusi yang dipandu oleh Anzar Ahmad ini membedah bagaimana media sosial dapat digunakan sebagai instrumen strategis untuk:
Membangun personal branding yang profesional.
Memahami karakter audiens dan tren komunikasi.
Menciptakan peluang karier lintas sektor melalui konten kreatif.
Perwakilan dari Gojek, Mohammad Khomeiny (Head of Regional Public Policy & Government Relations) dan Mulawarman (Head of Regional Corporate Affairs East Indonesia), turut hadir sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kapasitas ekonomi kreatif generasi muda Indonesia.
Antusiasme terlihat dari ratusan mahasiswa Unhas, yang memenuhi ruangan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempersempit celah antara teori akademik di kampus dengan realitas industri digital yang bergerak sangat dinamis. (*)
Comment