Dinas PU Makassar Normalisasi Saluran Drainase di Jalan Sultan Abdullah, Antisipasi Genangan Saat Musim Hujan

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar terus memperkuat upaya pencegahan genangan air dengan melakukan normalisasi saluran sekunder di Jalan Sultan Abdullah.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (8/6/2026) tersebut, bertujuan mengembalikan fungsi drainase agar aliran air tetap lancar, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Normalisasi dilakukan sebagai tindak lanjut atas aduan masyarakat terkait kondisi saluran yang mengalami penyumbatan. Tim Satuan Tugas (Satgas) Drainase Dinas PU Makassar diterjunkan untuk membersihkan saluran dari tumpukan sampah, endapan lumpur, serta berbagai material lain yang menghambat aliran air.

Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari penanganan responsif pemerintah dalam menjaga kinerja sistem drainase perkotaan.

“Dengan penanganan yang responsif, diharapkan sistem drainase di kawasan tersebut dapat berfungsi secara optimal dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” ujar Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsi Zubir, Rabu (10/6/2026).

Menurut Kepala Dinas PU Makassar, normalisasi saluran menjadi salah satu langkah strategis dalam mengantisipasi dampak musim penghujan yang berpotensi memicu genangan hingga banjir di sejumlah titik rawan.

Dinas PU Makassar juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan infrastruktur yang cepat, tepat, dan berkelanjutan guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih, aman, dan bebas genangan.

Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilakukan di beberapa lokasi di Kecamatan Rappocini, di antaranya di Jalan Raya Pendidikan dan Jalan Emmy Saelan.

Upaya tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko genangan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari.

Melalui program normalisasi drainase yang berkelanjutan, Dinas PU Makassaf berharap, kapasitas saluran air di berbagai wilayah dapat tetap terjaga sehingga mampu mengurangi potensi banjir saat musim hujan berlangsung. (*)

Comment