MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Perumda Parkir Makassar Raya, terus memperkuat upaya penataan sistem perparkiran di Kota Makassar melalui roadshow sosialisasi dan rapat koordinasi bersama pemerintah kecamatan dan kelurahan. Kegiatan terbaru berlangsung di Kecamatan Wajo dan Kecamatan Ujung Tanah pada Rabu (10/6/2026).
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Perumda Parkir untuk membangun sinergi lintas wilayah dalam menciptakan sistem perparkiran yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan memperkuat kemitraan antara Perumda Parkir dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan publik yang paling dekat dengan warga.
Menurutnya, dukungan pemerintah wilayah sangat penting karena mereka memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing kawasan.
“Kami ingin membangun kemitraan dan kolaborasi dengan kecamatan dan kelurahan. Ini penting karena Perumda Parkir perlu menyampaikan program-program kerja yang sedang dijalankan kepada para pemangku wilayah yang paling dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Dalam sosialisasi tersebut, Perumda Parkir memaparkan berbagai program kerja yang tengah dijalankan, mulai dari pengelolaan parkir tepi jalan, penataan area parkir di kawasan komersial, pemeliharaan sarana pendukung, hingga peluang kerja sama yang dapat dikembangkan bersama pemerintah setempat.
Adi menjelaskan, kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu menekan praktik parkir liar dan keberadaan juru parkir liar yang masih ditemukan di sejumlah titik di Kota Makassar.
“Tujuan utamanya adalah meminimalisir jukir liar dan parkir liar di Kota Makassar. Ini sejalan dengan arahan Wali Kota Makassar agar kota ini menjadi lebih aman, nyaman, dan tertib, khususnya dalam penataan perparkiran,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Wajo, Ivan Kalalembang, memberikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan Perumda Parkir Makassar Raya dalam melibatkan seluruh unsur pemerintahan wilayah dalam program penataan parkir.
Ia menilai pendekatan kolaboratif tersebut merupakan inovasi yang dapat memperkuat efektivitas pengelolaan parkir sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Ini merupakan program inovatif yang melibatkan seluruh elemen, mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga wilayah setempat,” ujarnya.
Ivan optimistis program tersebut akan menciptakan tata kelola parkir yang lebih teratur dan mengurangi praktik parkir yang selama ini dilakukan tanpa pengawasan yang jelas.
Menurutnya, lokasi-lokasi parkir yang telah dipetakan akan ditata secara lebih profesional sehingga memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan dan masyarakat.
“Harapan kami, penataan perparkiran semakin lancar sehingga mendukung terwujudnya Kota Makassar yang bersih, tertib, dan berkualitas,” tambahnya.
Ke depan, pemerintah kecamatan bersama Perumda Parkir akan terus melakukan evaluasi, pendampingan, dan pembinaan secara berkelanjutan terhadap pelaksanaan program tersebut. Setiap titik parkir yang telah teridentifikasi akan ditata dengan melibatkan sumber daya dan potensi masyarakat setempat guna menciptakan sistem pengelolaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Melalui penguatan kolaborasi antara Perumda Parkir Makassar Raya, Kecamatan, dan Kelurahan, Pemerintah Kota Makassar berharap penataan perparkiran dapat berjalan lebih optimal, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan perkotaan yang tertib, nyaman, dan berdaya saing. (*)
Comment