MENITNEWS.COM, PALU — Bank Mandiri mempertegas komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam aksi kemanusiaan dengan bergerak cepat menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi berkekuatan 6,7 skala Richter di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Langkah taktis ini diambil sebagai bentuk kepedulian nyata perseroan untuk meringankan beban warga di wilayah bencana, sekaligus memastikan proses penanganan pascagempa dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran.
Area Head Bank Mandiri Area Palu, Andi Sibly, mengungkapkan bahwa perseroan langsung melakukan tindakan respons cepat pascabencana guna mendistribusikan berbagai kebutuhan pokok mendesak yang sangat dibutuhkan oleh warga di posko pengungsian.
Bantuan darurat yang disalurkan meliputi berbagai kebutuhan dasar vital, di antaranya perlengkapan hunian sementara seperti terpal dan selimut, hingga pasokan bahan pangan siap saji bagi masyarakat terdampak.
”Kami bersama relawan Mandirian terus memperkuat sinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), otoritas setempat, dan pemerintah di Sulawesi Tengah agar distribusi bantuan berlangsung cepat, aman, dan tepat sasaran. Dalam kondisi darurat seperti ini, koordinasi lintas instansi menjadi kunci utama,” ujar Andi Sibly dalam keterangan resminya, Kamis (18/6/2026).
Penyaluran logistik ini dipastikan berjalan terintegrasi melalui koordinasi dengan BPBD setempat untuk menjamin seluruh bantuan terserap secara merata oleh masyarakat yang paling membutuhkan, selaras dengan semangat kepedulian Bank Mandiri untuk selalu “Melayani Sepenuh Hati”.
Inisiatif kemanusiaan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank Mandiri, yang difokuskan pada pemenuhan kebutuhan mendesak selama masa tanggap darurat, sembari terus memantau dan menyesuaikan kondisi aktual di lapangan.
Sibly menambahkan bahwa aksi tanggap darurat ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial Bank Mandiri yang hadir di tengah masyarakat tidak hanya melalui penyediaan layanan keuangan, tetapi juga lewat kontribusi sosial yang relevan, terukur, dan berkelanjutan.
Atas nama manajemen dan seluruh karyawan, Andi Sibly juga menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada seluruh korban dan masyarakat yang terdampak oleh bencana alam ini.
”Kami dari Bank Mandiri dan seluruh manajemen menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Sigi,” ungkapnya.
Di samping fokus pada penyaluran logistik kemanusiaan, Bank Mandiri juga memberikan kepastian terkait kelancaran akses dan fasilitas perbankan. Operasional jaringan kantor serta seluruh layanan Bank Mandiri di wilayah Sulawesi Tengah dipastikan tetap berjalan normal dan optimal pascagempa.
Perseroan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara intensif terhadap seluruh infrastruktur fisik di lapangan, termasuk kondisi operasional kantor cabang, jaringan Electronic Channel (ATM), serta layanan digital perbankan lainnya.
Layanan digital unggulan seperti Livin’ by Mandiri, Kopra by Mandiri, serta Livin’ Merchant dikonfirmasi tetap beroperasi penuh tanpa gangguan, sehingga nasabah dan masyarakat di wilayah Sulawesi Tengah tetap dapat melakukan berbagai transaksi keuangan dengan aman dan nyaman.
”Bank Mandiri terus berkoordinasi dengan unit kerja terkait di wilayah terdampak untuk mengantisipasi perkembangan situasi serta memastikan respons yang cepat, terukur, dan tepat. Kami berupaya menjaga layanan tetap andal agar kebutuhan transaksi nasabah dan masyarakat di Sulawesi Tengah tetap dapat terpenuhi dengan baik,” pungkas Sibly. (*)
Comment