Pastikan Kesiapan Fisik, DP2 Makassar Rampungkan Tahap MC-0 Dua Proyek Strategis

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar, melaksanakan tahapan Mutual Check Awal (MC-0) untuk dua proyek infrastruktur strategis pada Kamis (18/6/2026).

Dua agenda tersebut meliputi pekerjaan penimbunan lahan Rumah Budidaya Maggot di Kecamatan Manggala serta penimbunan wilayah Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sudiang di Kecamatan Biringkanaya.

​Langkah krusial ini diambil sebagai bagian dari prosedur wajib sebelum dimulainya pengerjaan fisik di lapangan.

Tujuannya adalah untuk memastikan kesiapan lokasi, menyelaraskan perencanaan teknis, serta menyamakan persepsi antara pihak dinas, pengawas, dan rekanan pelaksana.

Peninjauan Rumah Budidaya Maggot dan BPP Sudiang

​Kegiatan peninjauan lapangan pertama dilakukan di lokasi rencana pembangunan Rumah Budidaya Maggot yang terletak di Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala.

Agenda ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Perikanan Budidaya DP2 Kota Makassar, Webbiany, S.Pi, bersama tim pengawas dan mitra penyedia jasa.

​Sementara itu, di lokasi kedua, pelaksanaan MC-0 untuk penimbunan wilayah BPP Sudiang bertempat di Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya.

Peninjauan di kawasan utara Kota Makassar ini dikomandani oleh Kepala Bidang Pertanian DPP Makassar, Jenny, S.P., M.M.

​Kepala Bidang Perikanan Budidaya DP2 Kota Makassar, Webbiany, S.Pi, menegaskan bahwa, tahapan MC-0 ini merupakan instrumen penting demi menghindari deviasi atau kendala teknis saat pembangunan berjalan kelak.

​”Melalui verifikasi lapangan pada tahap MC-0 ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh aspek teknis dan batas ruang penimbunan sudah sesuai dengan perencanaan awal,” ujar Webbiany.

“Kami berharap rekanan pelaksana dapat bekerja secara profesional agar proyek Rumah Budidaya Maggot maupun infrastruktur pertanian ini selesai tepat waktu dan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan,” tambahnya.

​Dengan rampungnya tahapan peninjauan komprehensif DP2 Makassar ini, pengerjaan fisik berupa penimbunan lahan di kedua lokasi tersebut diproyeksikan dapat segera dimulai dalam waktu dekat guna mendukung ketahanan pangan dan pengelolaan lingkungan di Kota Makassar. (*)

Comment