MENITNEWS.COM, MAKASSAR – Warga Kompleks Perumahan Villa Permata Harapan dan PWI, Kelurahan Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Makassar, dikejutkan oleh pemandangan yang tidak biasa pada Minggu pagi. Seekor biawak berukuran cukup besar tertangkap kamera warga sedang memangsa seekor ular tepat di depan pagar rumah salah satu penghuni kompleks.
Kejadian yang berlangsung di area terbuka ini sempat terekam oleh kamera ponsel warga dan viral di media sosial. Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat predator melata itu dengan tenang mencengkeram dan menelan ular, seolah tak terganggu oleh kehadiran manusia di sekitarnya.
Momen Langka yang Menegangkan
Saksi mata di lokasi menyatakan bahwa kemunculan biawak memang sesekali terjadi karena lokasi kompleks yang berdekatan dengan area terbuka atau saluran air besar. Namun, melihat biawak tersebut sedang berburu dan memakan ular di halaman rumah merupakan pemandangan yang cukup langka dan menegangkan.
Dalam rekaman video, terdengar suara kepanikan warga, termasuk suara anak kecil yang menangis karena ketakutan melihat aksi predator tersebut. Biawak itu tampak terus berusaha menelan mangsanya meski sempat berpindah posisi untuk mencari tempat yang lebih tenang di sela-sela pagar.
Himbauan bagi Warga
Kejadian ini memicu kekhawatiran warga terkait keamanan, terutama bagi anak-anak yang sering bermain di area jalan kompleks. Meski biawak umumnya menghindari manusia, keberadaan mereka yang mulai masuk ke pemukiman dan berinteraksi dengan hewan liar lainnya seperti ular menjadi perhatian serius.
Beberapa warga berharap ada langkah antisipasi dari pengelola kompleks atau pihak terkait untuk membersihkan area semak atau saluran air yang diduga menjadi sarang hewan-hewan tersebut.
“Kita khawatir kalau sampai masuk ke dalam rumah atau menyerang peliharaan. Semoga ada pembersihan berkala di drainase sekitar sini,” ujar salah satu penghuni kompleks.
Hingga berita ini diturunkan, biawak tersebut dilaporkan telah kembali ke habitat asalnya setelah berhasil menghabiskan mangsanya. Warga dihimbau untuk tetap waspada dan tidak melakukan tindakan berbahaya jika kembali menemukan hewan serupa, melainkan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran atau komunitas pecinta reptil untuk evakuasi yang aman. (*)
Comment