Kepala Bapenda Makassar Dampingi Wali Kota Buka Ewa-Ko Fest 2026, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Akses Pembiayaan KUR

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Andi Asminullah, mendampingi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat membuka Ewa-Ko Fest 2026 bertajuk “Edukasi Wirausaha Kolaboratif dan Inovatif” atau Makassar Entrepreneurship Festival di Benteng Fort Rotterdam, baru-baru ini.

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kewirausahaan Nasional 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui perluasan akses pembiayaan dan penguatan kolaborasi lintas sektor.

Pada kesempatan itu, Pemkot Makassar melalui Dinas Koperasi dan UKM bersama Bank Sulselbar menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait penguatan dukungan pembiayaan bagi pelaku usaha.

Selain itu, bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga diserahkan kepada sejumlah pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa Ewa-Ko Fest merupakan momentum penting dalam mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha baru yang mampu menjadi penggerak ekonomi daerah.

Menurutnya, potensi UMKM di Kota Makassar sangat besar dan perlu terus didukung melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.

“Hari ini, dengan begitu banyak potensi UMKM yang dimiliki Kota Makassar, ini menjadi salah satu tanda bahwa kota yang maju adalah kota yang mampu melahirkan entrepreneur-entrepreneur yang siap berkembang,” ujar Munafri.

Ia juga menilai jumlah pengusaha di Indonesia masih perlu ditingkatkan agar mampu bersaing dengan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara. Karena itu, akses pembiayaan, pendampingan usaha, dan penguatan kapasitas pelaku UMKM harus terus diperluas.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Makassar, Andi Asminullah, menyampaikan bahwa penguatan sektor UMKM tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kemandirian ekonomi daerah.

Menurutnya, Bapenda mendukung penuh berbagai program yang mendorong tumbuhnya usaha baru dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM karena sektor tersebut memiliki kontribusi besar terhadap perputaran ekonomi lokal.

“UMKM adalah salah satu tulang punggung perekonomian Kota Makassar. Ketika pelaku usaha mendapatkan akses pembiayaan yang lebih mudah dan usahanya berkembang, maka dampaknya akan dirasakan secara luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga peningkatan aktivitas ekonomi daerah,” kata Andi Asminullah.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, perbankan, dan pelaku usaha menjadi kunci dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.

“Ewa-Ko Fest menjadi ruang kolaborasi yang sangat baik untuk mempertemukan berbagai pihak dalam mendukung pengembangan UMKM. Kami berharap semakin banyak pelaku usaha yang naik kelas dan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Kota Makassar,” tambahnya.

Melalui penyelenggaraan Ewa-Ko Fest 2026, Kepala Bapenda Makassar berharap dapat memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, meningkatkan literasi kewirausahaan, serta memperkuat daya saing UMKM agar mampu berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (*)

Comment