MENITNEWS.COM, GOWA — Menjelang satu tahun pelaksanaan program One Day One District (ODOD) yang pertama kali digelar di Kecamatan Parigi pada 28 Juni 2025, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, kembali turun langsung ke wilayah tersebut untuk memastikan pelayanan publik, pembangunan, dan penyerapan aspirasi masyarakat berjalan optimal, Sabtu (20/6/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama masyarakat di Lapangan Butta Toa Longka. Selanjutnya, Bupati berdialog dengan warga di Kantor Camat Parigi, meninjau kondisi ruas jalan di Desa Jonjo dan Desa Bilanrengi, serta mengunjungi penerima program bedah rumah bagi keluarga miskin ekstrem di Desa Manimbahoi.
Dalam dialog bersama masyarakat, Sitti Husniah Talenrang menegaskan bahwa program One Day One District merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat hingga ke pelosok desa.
“Melalui One Day One District, pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat untuk mendengar aspirasi, melihat kebutuhan riil di lapangan, sekaligus menghadirkan berbagai layanan yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Pelayanan yang dekat akan membuat solusi yang diberikan semakin tepat sasaran,” ujar Bupati Gowa.
Menurutnya, pelaksanaan ODOD selama hampir satu tahun telah membuktikan pentingnya ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat. Kehadiran seluruh perangkat daerah dalam satu lokasi dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi warga.
“Masyarakat ingin pemerintah hadir di tengah mereka. Dari berbagai diskusi yang kami lakukan, banyak kebutuhan yang bisa langsung kami identifikasi, mulai dari sektor pertanian, pelayanan dasar, hingga infrastruktur. Karena itu program ini akan terus kami lanjutkan di seluruh kecamatan di Kabupaten Gowa,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gowa juga meninjau sejumlah ruas jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kunjungan lapangan menjadi bagian penting dalam menentukan prioritas pembangunan daerah.

“Kami ingin memastikan setiap usulan pembangunan didasarkan pada kondisi yang benar-benar terjadi di lapangan. Dengan melihat langsung, pemerintah dapat menentukan prioritas yang tepat agar pembangunan berjalan merata dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” jelas Bupati Gowa.
Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Bupati Gowa bersama Baznas Kabupaten Gowa turut mengunjungi rumah milik Hali’, warga Dusun Balleangin, Desa Manimbahoi, yang menjadi penerima bantuan program bedah rumah untuk keluarga miskin ekstrem.
Hali’ mengaku bersyukur atas bantuan tersebut karena kini keluarganya dapat tinggal di rumah yang lebih layak dan nyaman.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Bupati, Baznas, dan semua pihak yang telah membantu. Sekarang rumah kami jauh lebih layak dan nyaman untuk ditempati bersama keluarga,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Parigi, Abd Latif Has, mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kabupaten Gowa dalam menghadirkan program One Day One District sebagai wadah memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat karena menjadi ruang untuk menyampaikan kebutuhan secara langsung kepada pemerintah. Kami berharap sinergi ini terus terjaga sehingga potensi besar Parigi, khususnya di sektor pertanian dan ekonomi masyarakat, dapat terus berkembang,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan One Day One District di Kecamatan Parigi, Bupati Gowa terus memperkuat pelayanan publik, mendorong pemerataan pembangunan, memberdayakan masyarakat, serta mempercepat upaya pengentasan kemiskinan secara terintegrasi hingga ke tingkat desa. (*)
Comment