Langkah Nyata Bupati Chaidir Syam: Bidik Kabupaten Maros Jadi Pusat Investasi Utama di Sulawesi Selatan

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, JAKARTA — Kabupaten Maros kini tengah bersiap melakukan lompatan besar dalam peta ekonomi Nasional.

Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. H.A.S. Chaidir Syam, wilayah yang dikenal sebagai gerbang udara Sulawesi Selatan ini terus bersolek untuk menjadi magnet utama bagi para investor.

​Teranyar, Bupati Chaidir Syam melakukan langkah “jemput bola” dengan menyambangi kantor Kementerian Investasi/BKPM RI di Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Kehadirannya bertujuan untuk memaparkan detail perencanaan tata ruang wilayah Maros yang kini telah disiapkan menjadi kawasan ekonomi strategis.

Menyodorkan Titik Strategis ke Pemerintah Pusat

​Dalam audiensi tersebut, Bupati Chaidir diterima langsung oleh Direktur Perencanaan Jasa dan Kawasan BKPM RI, Noorfuad Fitrianto.

Chaidir memaparkan sejumlah titik potensial yang siap dikonversi menjadi kawasan industri dan jasa.

​”Kami tidak hanya menawarkan lahan kosong. Maros menawarkan ekosistem usaha yang matang, kepastian hukum, dan perencanaan tata ruang yang terintegrasi,” tegas Chaidir Syam.

​Menurutnya, komitmen Pemerintah Kabupaten Maros adalah menciptakan iklim investasi yang “ramah dan ringkas” melalui kemudahan regulasi.

Senjata Utama: Infrastruktur dan Logistik

​Daya tarik Maros dinilai sangat kompetitif karena memiliki tiga pilar utama yang sulit ditemukan di daerah lain:

​Akses Internasional: Keberadaan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang berada di wilayah administratif Maros.

​Konektivitas Logistik: Kedekatan geografis dengan pelabuhan utama yang memangkas biaya distribusi.

​Kawasan Industri: Pengembangan area pergudangan yang kini tengah tumbuh pesat.

​Langkah proaktif ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak kementerian. Noorfuad Fitrianto menyebutkan bahwa pemetaan detail yang dilakukan Pemkab Maros sangat sejalan dengan arah kebijakan investasi nasional.

​”Dengan perencanaan yang matang dan sinergi yang baik, Kabupaten Maros memiliki peluang besar untuk menarik minat investor skala besar,” ungkap Noorfuad.

​Upaya memperjuangkan investasi ini merupakan kelanjutan dari konsistensi Chaidir di panggung Internasional.

Sebagai catatan, pada Oktober 2025 lalu, Chaidir Syam menjadi satu-satunya Kepala Daerah di Indonesia yang diundang sebagai pembicara dalam China – Indonesia Strategic Collaborative Development Summit di Shanghai.

​Kehadirannya di Shanghai dan BKPM Jakarta menunjukkan sinyal kuat bahwa Maros siap bersaing secara global.

Dengan dukungan infrastruktur yang mumpuni, Maros optimis pertumbuhan ekonomi daerah akan melonjak tajam melalui sektor investasi berkelanjutan.

​“In Syaa Allah, melalui sinergi ini, investasi yang masuk akan membuka ribuan lapangan kerja baru dan mempercepat pembangunan di berbagai sektor unggulan kami di Kabupaten Maros,” tutup Chaidir dengan penuh optimis. (*)

Comment