MENITNEWS.COM, SELAYAR — Bank Sulselbar Cabang Selayar mempertegas komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus sektor pertanian.
Langkah ini diambil guna mendukung kesuksesan program strategis Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, yakni Gerakan Menanam Batara atau yang dikenal dengan nama Program GEMETAR.
Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Selayar, Muh. Nasrum, menyatakan bahwa pihaknya siap menjadi mitra finansial utama bagi para petani jagung.
Melalui fasilitas KUR, bank daerah ini memberikan solusi modal kerja dengan bunga rendah untuk meringankan beban operasional masyarakat.
“Bank Sulselbar siap memfasilitasi kebutuhan petani, mulai dari pembiayaan pagar lahan hingga sarana produksi lainnya. Begitu ada rekomendasi dari Dinas Pertanian, kami langsung salurkan pembiayaan dalam bentuk material agar tepat sasaran dan berdaya guna,” ujar Nasrum, Selasa (12/5/2026).
Skema Bayar Pasca-Panen: Solusi Tanpa Beban
Salah satu keunggulan utama yang ditawarkan adalah skema pembayaran cicilan yang fleksibel. Bank Sulselbar menerapkan sistem pembayaran setelah masa panen tiba.
Hal ini memungkinkan petani untuk fokus mengelola lahan tanpa harus terbebani angsuran bulanan di masa tanam.
Adapun bunga yang dibebankan Bank Sulselbar sangat kompetitif, yakni hanya sekitar 0,5 persen per bulan. Pembiayaan ini mencakup pengadaan pupuk, pestisida, biaya perawatan, hingga infrastruktur dasar lahan.
Dukungan modal dari Bank Sulselbar ini, diprediksi akan meningkatkan gairah pertanian di Selayar. Berdasarkan kalkulasi teknis, satu hektare lahan jagung mampu memproduksi sekitar 8 hingga 10 ton.
Dengan estimasi harga pasar saat ini, petani berpotensi meraup pendapatan kotor hingga Rp54 juta per panen, sementara biaya produksi hanya berkisar di angka Rp10 juta hingga Rp15 juta.
Syarat Pengajuan KUR Bank Sulselbar
Bagi masyarakat Selayar yang ingin memanfaatkan fasilitas ini, syarat yang diperlukan cukup sederhana, di antaranya:
Identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga).
Surat Keterangan Usaha (SKU) dari pemerintah desa setempat.
Surat rekomendasi dari Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai bentuk verifikasi kelayakan.
“Sebagai bank milik daerah, kami bertanggung jawab hadir mendukung program pemerintah yang berdampak langsung pada ekonomi kerakyatan. Kami berharap kolaborasi ini memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi Selayar,” tutup Nasrum.
Melalui sinergi antara Bank Sulselbar dan Pemkab Kepulauan Selayar, program GEMETAR diharapkan tidak hanya sekadar gerakan menanam, tetapi menjadi lokomotif peningkatan kesejahteraan petani di Bumi Tanadoang. (*)
Comment